Sebentar Lagi, Ekonomi Beranda Terdepan Papua Akan Kian Bergeliat

Kamis, 25 Juni 2020 - 14:38 WIB
loading...
Sebentar Lagi, Ekonomi...
Zona Sub Inti PLBN Terpadu Skouw Dukung Ekonomi Perbatasan RI-Papua Nugini
A A A
JAKARTA - Sebentara lagi perekonomian di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, akan semakin bergeliat. Pasalnya, pembangunansarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw sudah hampir rampung, tepatnya 91,99%.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan proyek yang menelan anggaran senilai Rp129,1 milliar ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pada kegiatan sosial ekonomi pada kawasan PLBN Skouw sebagai beranda terdepan Indonesia.

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk, namun juga menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," kata Menteri Basuki, dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020). ( Baca:Zona Sub Inti PLBN Terpadu Skouw Dukung Ekonomi Perbatasan RI-Papua Nugini )

Kian bergeliatnya perekonomian di daerah perbatasan dengan Papua Nugini itu lantaran lingkup pekerjaan pengembangan sarana dan prasarana penunjang PLBN Terpadu Skouw juga meliputi fasilitas perekonomian masyarakat, seperti pasar dan gedung perkantoran. Pembangunan pasar di PLBN Terpadu Skouw memiliki luas 7.269 m2 yang terdiri dari 2 lantai. Pasar ini memiliki total 152 kios, di lantai dasar terdapat 40 kios dan lantai satu 112 kios.

Sementara, untuk kantor pengelola juga dibangun setinggi dua lantai. Lantai dasar seluas 347,11 m2 terdiri dari ruang rapat, ruang server, ruang loker, dan gudang. Sementara lantai atas seluas 104,62 m2 diperuntukan sebagai ruang staf umum, ruang kepala pasar, ruang panel, dan ruang administrasi.

Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menyelesaikan pembangunan tahap 1 PLBN Terpadu Skouw yang difokuskan pada Zona Inti seluas 10,7 Ha dengan luas total bangunan 4.761 m2. Pembangunannya meliputi bangunan utama PLBN, bangunan pemeriksaan kargo terpadu, utilitas, keberangkatan dan kedatangan (check point), klinik, car wash, gudang sita, jembatan timbang, dll.

Untuk memudahkan akses menuju PLBN, pemerintah menyelesaikan pembangunan Jembatan Youtefa atau dikenal dengan Jembatan Holtekamp yang akan mempercepat waktu tempuh dari Kota Jayapura ke perbatasan. Kini Jayapura-Skouw dapat ditempuh dengan waktu sekitar 60 menit saja. Jarak PLBN Terpadu Skouw dari Bandara Sentani, Jayapura sekitar 82 Km melalui jalur darat.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lepas Jabatan Menteri...
Lepas Jabatan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Bakal Lanjutkan Tugas Pimpin Otorita IKN
Rogoh Rp1.315 T untuk...
Rogoh Rp1.315 T untuk Infrastruktur Selama 10 Tahun, Jokowi Bangun Apa Saja?
PUPR Penurunan Muka...
PUPR Penurunan Muka Tanah di Jateng Capai 14 Cm Pertahun, Lebih Cepat Tenggelam dari Jakarta
Porsi Anggaran Bangun...
Porsi Anggaran Bangun IKN Tambah Jadi Rp9,11 T, Menteri Basuki Ungkap Buat Apa Saja
Prabowo Mau Bikin Kementerian...
Prabowo Mau Bikin Kementerian Perumahan, Begini Respons Basuki
Fokus Bangun Bendungan...
Fokus Bangun Bendungan dan Jaringan Irigasi di 2025, PUPR Siapkan Anggaran Rp25,63 Triliun
BNPP Bersoleg Jadi Forum...
BNPP Bersoleg Jadi Forum Strategis Penguatan Tata Kelola Hukum Kawasan Perbatasan
Tinjau Warga Perbatasan,...
Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran
Aksi Spontan Prabowo...
Aksi Spontan Prabowo Sapa Prajurit Penjaga Ujung Utara Indonesia di Miangas
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved