China Terus Mengeruk Batu Bara Rusia dengan Harga Diskon Besar-besaran

Jum'at, 01 Juli 2022 - 01:57 WIB
loading...
A A A
Pada bulan April, G7 berjanji untuk menjauh dari energi Rusia saat mereka meningkatkan sanksi terhadap Rusia. Di samping Jepang, Uni Eropa (UE) juga mengumumkan larangan batu bara Rusia dalam paket sanksi kelimanya pada April, tetapi larangan itu telah diundur ke Agustus.

Selama KTT pekan lalu, negara-negara kaya yang tergabung dalam G-7 memperkuat komitmen mereka untuk mendukung Ukraina tanpa batas waktu. Kelompok itu juga berusaha untuk menjatuhkan sanksi baru, termasuk proposal untuk membatasi harga minyak Rusia.

Harga minyak sendiri telah naik tahun ini sebagai akibat dari perang Rusia Ukraina dan pasokan global yang lebih ketat. Beberapa negara dan perusahaan minyak besar juga telah berhenti membeli minyak Rusia. Uni Eropa misalnya, berencana untuk memotong impor minyak Rusia sebesar 90% sebelum akhir tahun.

Secara keseluruhan, S&P Global Market Intelligence memperkirakan, pengiriman global batu bara dari Rusia akan meningkat pada kuartal kedua, di samping pengiriman dari Indonesia, eksportir batu bara utama lainnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Rekomendasi
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved