Usai Cetak Rebound, IHSG Hari Ini Berpeluang Melaju di Kisaran Level 6.646-6.825
Rabu, 06 Juli 2022 - 07:39 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguji penguatan setelah rebound 1%. IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.646 - 6.825. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini berpotensi menguji penguatan setelah rebound 1%. IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.646 - 6.825.
Baca Juga: Menguat Hampir 1 Persen, IHSG Hari Ini Ditutup Naik ke 6.703
Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG akan mencoba naik lagi menyusul kembali dibukanya Wall Street namun indeks Dow Jones turun.
"Setelah kemarin IHSG 'bernafas' dengan rebound sebesar 1%, IHSG nampaknya berpotensi kembali diuji 'kesaktiannya' Rabu ini menyusul kembali jatuhnya EIDO cukup tajam sebesar 2,04%," ungkap Edwin dalam risetnya, Rabu (6/7/2022).
Menurut Edwin, hal itu karena Indeks DJIA turun "hanya" sebesar 0,42% (setelah sempat DJIA semalam turun tajam -700 poin) di tengah terjadinya tekanan jual cukup besar di Bursa Komoditas sehingga harga komoditas "jatuh bergelimpangan".
Baca Juga: Besok, Rupiah Diramal Bisa Lewati Batas Keramat Rp15.000
Rinciannya, Oil turun tajam sebesar -9.96%, Gold tersungkur di hari kedua sebesar -2.40% dan CPO jatuh semakin dalam di hari ketiga sebesar -4.75% (sehingga selama 3 hari harga CPO turun tajam sebesar -16.65%).
Baca Juga: Menguat Hampir 1 Persen, IHSG Hari Ini Ditutup Naik ke 6.703
Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG akan mencoba naik lagi menyusul kembali dibukanya Wall Street namun indeks Dow Jones turun.
"Setelah kemarin IHSG 'bernafas' dengan rebound sebesar 1%, IHSG nampaknya berpotensi kembali diuji 'kesaktiannya' Rabu ini menyusul kembali jatuhnya EIDO cukup tajam sebesar 2,04%," ungkap Edwin dalam risetnya, Rabu (6/7/2022).
Menurut Edwin, hal itu karena Indeks DJIA turun "hanya" sebesar 0,42% (setelah sempat DJIA semalam turun tajam -700 poin) di tengah terjadinya tekanan jual cukup besar di Bursa Komoditas sehingga harga komoditas "jatuh bergelimpangan".
Baca Juga: Besok, Rupiah Diramal Bisa Lewati Batas Keramat Rp15.000
Rinciannya, Oil turun tajam sebesar -9.96%, Gold tersungkur di hari kedua sebesar -2.40% dan CPO jatuh semakin dalam di hari ketiga sebesar -4.75% (sehingga selama 3 hari harga CPO turun tajam sebesar -16.65%).
Lihat Juga :