Ekspansi Bisnis ke Kota Makassar, Modalku Siap Bantu Pendanaan UMKM
Rabu, 06 Juli 2022 - 16:56 WIB
loading...
AVP Brand & Marcom Modalku, Errik Jaya Tirta (dua dari kiri) dan Jr Marcom Modalku, Natasha Helena K (kanan) saat berkunjung ke Kantor Koran SINDO Makassar. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Financial technology (fintech) Modalku siap membantu pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Makassar. Hal ini tak lepas dari ekspansi Modalku yang dilakukan di Kota Makassar.
Errik Jaya Tirta, AVP Brand & Marketing Communications Modalku mengungkapkan, Kota Makassar menjadi daerah pertama ekspansi Modalku di luar pulau Jawa.
Baca juga:Julo Charity Run Ajak Masyarakat Siap Melesat Tingkatkan Kualitas Hidup
"Kami memilih Kota Makassar karena banyak UMKM yang punya potensi berkembang. Di sini juga ada banyak jenis UMKM yang bisa kami bantu lewat pendanaan," ucap Errik saat bertandang ke Kantor Koran SINDO Makassar di Jalan Andi Djemma, Rabu (6/7/2022).
Errik lebih jauh menjelaskan bahwa, Modalku merupakan platform pendanaan digital bagi UMKM berbasis teknologi finansial di Indonesia. Modalku kata dia menghubungkan UMKM dan pemberi dana.
"Jadi Modalku ini merupakan pendanaan digital UMKM. Menghubungkan peminjam dalam hal ini UMKM dengan pemberi dana," ucap Errik.
Modalku kata Errik berdiri sejak 2015 di Singapura. Sementara di Indonesia mulai hadir sejak 2016. Modalku hadir di lima negara. Selain Singapura dan Indonesia, Modalku juga hadir di Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Sampai tahun 2022, jumlah UMKM yang jadi penerima pendanaan Modalku mencapai 60 ribu, tersebar di lima negara. Total pendanaan yang sudah disalurkan mencapai Rp37 triliun.
Baca juga:Ada Fintech Belum Raup Cuan, Ini Penyebabnya!
"Sebelum ekspansi ini, sudah ada beberapa UMKM Makassar yang jadi penerima pendanaan Modalku. Walaupun jumlahnya masih sedikit. Jadi, dengan kehadiran di Makassar, kami berharap jumlahnya penerima bantuan usaha bisa bertambah," terang Errik.
Errik menegaskan, Modalku merupakan fintech yang berizin, juga diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, Natasha Helena K, Jr Manager Communications Modalku, menjelaskan keunggulan Modalku salah satunya pengajuan pinjaman bisnis yang dilakukan secara online. Nilai pendanaan terendah Rp3 juta sampai yang tertinggi Rp2 miliar.
Keunggulan lainnya, pemohon bisa mengajukan pendanaan tanpa agunan. Waktu pinjaman juga disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
"Tapi, dengan kemudahan itu, kami juga mempunyai sistem yang ketat dalam menyeleksi calon penerima pendanaan. Secara umum, calon penerima akan diperiksa terlebih dahulu, baik dari kesehatan keuangan hingga trek recordnya. Kami juga melakukan visiting langsung," beber Natasha.
Baca juga:Digiasia Bios Gaet Sofyan A. Djalil sebagai Penasihat Perusahaan
Dalam kasus penerima pendanaan mengalami kesulitan pembayaran, kata Natasha, Modalku punya cara khusus untuk menanganinya.
"Kami juga seperti dokter. Kami akan membantu mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi UMKM. Kami utamakan komunikasi lebih dahulu," pungkas Natasha.
Errik Jaya Tirta, AVP Brand & Marketing Communications Modalku mengungkapkan, Kota Makassar menjadi daerah pertama ekspansi Modalku di luar pulau Jawa.
Baca juga:Julo Charity Run Ajak Masyarakat Siap Melesat Tingkatkan Kualitas Hidup
"Kami memilih Kota Makassar karena banyak UMKM yang punya potensi berkembang. Di sini juga ada banyak jenis UMKM yang bisa kami bantu lewat pendanaan," ucap Errik saat bertandang ke Kantor Koran SINDO Makassar di Jalan Andi Djemma, Rabu (6/7/2022).
Errik lebih jauh menjelaskan bahwa, Modalku merupakan platform pendanaan digital bagi UMKM berbasis teknologi finansial di Indonesia. Modalku kata dia menghubungkan UMKM dan pemberi dana.
"Jadi Modalku ini merupakan pendanaan digital UMKM. Menghubungkan peminjam dalam hal ini UMKM dengan pemberi dana," ucap Errik.
Modalku kata Errik berdiri sejak 2015 di Singapura. Sementara di Indonesia mulai hadir sejak 2016. Modalku hadir di lima negara. Selain Singapura dan Indonesia, Modalku juga hadir di Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Sampai tahun 2022, jumlah UMKM yang jadi penerima pendanaan Modalku mencapai 60 ribu, tersebar di lima negara. Total pendanaan yang sudah disalurkan mencapai Rp37 triliun.
Baca juga:Ada Fintech Belum Raup Cuan, Ini Penyebabnya!
"Sebelum ekspansi ini, sudah ada beberapa UMKM Makassar yang jadi penerima pendanaan Modalku. Walaupun jumlahnya masih sedikit. Jadi, dengan kehadiran di Makassar, kami berharap jumlahnya penerima bantuan usaha bisa bertambah," terang Errik.
Errik menegaskan, Modalku merupakan fintech yang berizin, juga diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, Natasha Helena K, Jr Manager Communications Modalku, menjelaskan keunggulan Modalku salah satunya pengajuan pinjaman bisnis yang dilakukan secara online. Nilai pendanaan terendah Rp3 juta sampai yang tertinggi Rp2 miliar.
Keunggulan lainnya, pemohon bisa mengajukan pendanaan tanpa agunan. Waktu pinjaman juga disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
"Tapi, dengan kemudahan itu, kami juga mempunyai sistem yang ketat dalam menyeleksi calon penerima pendanaan. Secara umum, calon penerima akan diperiksa terlebih dahulu, baik dari kesehatan keuangan hingga trek recordnya. Kami juga melakukan visiting langsung," beber Natasha.
Baca juga:Digiasia Bios Gaet Sofyan A. Djalil sebagai Penasihat Perusahaan
Dalam kasus penerima pendanaan mengalami kesulitan pembayaran, kata Natasha, Modalku punya cara khusus untuk menanganinya.
"Kami juga seperti dokter. Kami akan membantu mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi UMKM. Kami utamakan komunikasi lebih dahulu," pungkas Natasha.
(luq)
Lihat Juga :