Redam Dampak Global, Saatnya Mengandalkan Milenial
Rabu, 06 Juli 2022 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
"Sementara, jumlah invesatasi yang berasal dari investor dengan rentang usia 60 tahun yang mencapai 27,5% atau sebesar Rp553 triliun,” papar Priyanto Budi.
Priyanto menambahkan, meski banyaknya investor di usia muda menunjukkan generasi milenial di Indonesia mulai melek investasi, namun harus tetap waspada. Keinginan berinvestasi juga harus dibarengi dengan pemahaman terhadap karakteristik produk, agar pemilihan produk keuangan bisa lebih tepat.
Pada kesempatan yang sama, Prita Hapsari Ghozie, pakar perencana keuangan, mengungkapkan bebarapa kesalahan mindset kaum milenial atau gen Z tentang investasi. Menurutnya, investasi yang merupakan bagian dari perencanaan keuangan bisa dilakukan sedini mungkin.
“Kita tidak perlu menuggu kaya untuk melakukan perencanaan keuangan. Malahan kalau belum kaya itulah maka kita butuh perencanaan agar saat dapat uang bisa betul-betul dipergunakan untuk yang kita butuhkan,” ujarnya.
Prita melanjutkan, melakukan perencanaan keuangan tidak menjadikan seseorang auto kaya atau kaya mendadak. Pandangan keliru itulah yang terjadi di kalangan muda.
"Paparan media sosial melihat ada orang berusia muda sudah punya ini, itu dan membuat kita ingin meniru. Jadi investasi supaya kita kaya,” terangnya.
Priyanto menambahkan, meski banyaknya investor di usia muda menunjukkan generasi milenial di Indonesia mulai melek investasi, namun harus tetap waspada. Keinginan berinvestasi juga harus dibarengi dengan pemahaman terhadap karakteristik produk, agar pemilihan produk keuangan bisa lebih tepat.
Pada kesempatan yang sama, Prita Hapsari Ghozie, pakar perencana keuangan, mengungkapkan bebarapa kesalahan mindset kaum milenial atau gen Z tentang investasi. Menurutnya, investasi yang merupakan bagian dari perencanaan keuangan bisa dilakukan sedini mungkin.
“Kita tidak perlu menuggu kaya untuk melakukan perencanaan keuangan. Malahan kalau belum kaya itulah maka kita butuh perencanaan agar saat dapat uang bisa betul-betul dipergunakan untuk yang kita butuhkan,” ujarnya.
Prita melanjutkan, melakukan perencanaan keuangan tidak menjadikan seseorang auto kaya atau kaya mendadak. Pandangan keliru itulah yang terjadi di kalangan muda.
"Paparan media sosial melihat ada orang berusia muda sudah punya ini, itu dan membuat kita ingin meniru. Jadi investasi supaya kita kaya,” terangnya.
Lihat Juga :