Bank KB Bukopin Jalin Nota Kesepahaman dengan KB Valbury Sekuritas
Kamis, 07 Juli 2022 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Pasca diakuisisi oleh perusahaan Korea KB Securities, PT Valbury Sekuritas Indonesia berganti nama menjadi PT KB Valbury Sekuritas. Sebelumnya pada 11 Januari 2022, KB Securities Co., Ltd. (KB Securities) sebagai perusahaan sekuritas yang didirikan berdasarkan hukum negara Korea mengambil alih perusahaan sekuritas yakni PT Valbury Sekuritas Indonesia. Adapun jumlah saham yang diambil alih mencapai 65%.
Masuknya KB Sekuritas ke pasar Indonesia lewat jalur anorganik (akuisisi) ini merupakan sebuah bentuk strategi ekspansi. Bisnis broker saham di Indonesia memang sedang berkembang pesat. Bursa Efek Indonesia (BEI) memaparkan jumlah investor pasar modal Tanah Air terus mencatatkan tren pertumbuhan di masa pandemi Covid-19.
Tercatat, sampai dengan awal tahun 2022, jumlah investor pasar modal sudah menembus 7,75 juta investor, bertambah lebih dari 260 ribu investor sejak akhir Desember 2021. Investor saham bertambah sebanyak 80 ribu investor baru menjadi 3,5 juta investor. Berbeda dengan tren sebelum pandemi di mana asing masih menjadi mayoritas di pasar modal domestik, justru dengan adanya pandemi membuat investor terutama ritel domestik bangkit. Momentum kebangkitan investor ritel inilah yang tak mau dilewatkan oleh perusahaan broker saham baik lokal maupun asing.
“Rencana kerjasama yang akan dilakukan dalam waktu dekat yaitu rujukan dan penggunaan produk dan sekuritas bank dan kerjasama co lokasi. Sedangkan untuk rencana kerjasama jangka panjang adalah sebagai Bank KB Bukopin sebagai bank administrator untuk Rekening Dana Nasabah (RDN) Valbury Sekuritas,” tutup Robby.
Masuknya KB Sekuritas ke pasar Indonesia lewat jalur anorganik (akuisisi) ini merupakan sebuah bentuk strategi ekspansi. Bisnis broker saham di Indonesia memang sedang berkembang pesat. Bursa Efek Indonesia (BEI) memaparkan jumlah investor pasar modal Tanah Air terus mencatatkan tren pertumbuhan di masa pandemi Covid-19.
Tercatat, sampai dengan awal tahun 2022, jumlah investor pasar modal sudah menembus 7,75 juta investor, bertambah lebih dari 260 ribu investor sejak akhir Desember 2021. Investor saham bertambah sebanyak 80 ribu investor baru menjadi 3,5 juta investor. Berbeda dengan tren sebelum pandemi di mana asing masih menjadi mayoritas di pasar modal domestik, justru dengan adanya pandemi membuat investor terutama ritel domestik bangkit. Momentum kebangkitan investor ritel inilah yang tak mau dilewatkan oleh perusahaan broker saham baik lokal maupun asing.
“Rencana kerjasama yang akan dilakukan dalam waktu dekat yaitu rujukan dan penggunaan produk dan sekuritas bank dan kerjasama co lokasi. Sedangkan untuk rencana kerjasama jangka panjang adalah sebagai Bank KB Bukopin sebagai bank administrator untuk Rekening Dana Nasabah (RDN) Valbury Sekuritas,” tutup Robby.
(atk)
Lihat Juga :