Panjang Garis Pantai Jadi Celah Wabah PMK Masuk ke Indonesia
Jum'at, 15 Juli 2022 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Akan tetapi yang terjadi saat ini, wabah PMK berhasil masuk ke Indonesia, bahkan dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan penularannya sudah menyebar di 21 Provinsi se-Indonesia.
Wabah PMK memang cukup cepat menular ke hewan ternak lain, bahkan penularannya hampir sama dengan Covid-19, bisa menyebar lewat udara hingga kontak fisik dari manusia ke hewan. Kemudahan itu menjadi salah satu penyebab wabah PMK sangat cepat menular, dan kasusnya meluas ke berbagai provinsi di Indonesia.
Meskipun diklaim tidak mengancam kesehatan masyarakat sebagai konsumen, namun dampak kerugian cukup dirasakan oleh petani. Untuk menekan penularan PMK lebih luas, Badan Karantina bersinergi dengan sejumlah pemangku kepentingan.
Baca juga: Anies: Pajak Harus Hadirkan Rasa Keadilan hingga Pemerataan Pembangunan
"Saat ini karantina pertanian dengan SDM sarana, prasarana, dan infrastruktur yang ada bekerja sama dengan aparat TNI Polri, pemerintah daerah, dan bea cukai. Kami terus berupaya dalam melakukan dan melindungi sumber daya alam hayati yang di miliki Indonesia," pungkasnya.
Wabah PMK memang cukup cepat menular ke hewan ternak lain, bahkan penularannya hampir sama dengan Covid-19, bisa menyebar lewat udara hingga kontak fisik dari manusia ke hewan. Kemudahan itu menjadi salah satu penyebab wabah PMK sangat cepat menular, dan kasusnya meluas ke berbagai provinsi di Indonesia.
Meskipun diklaim tidak mengancam kesehatan masyarakat sebagai konsumen, namun dampak kerugian cukup dirasakan oleh petani. Untuk menekan penularan PMK lebih luas, Badan Karantina bersinergi dengan sejumlah pemangku kepentingan.
Baca juga: Anies: Pajak Harus Hadirkan Rasa Keadilan hingga Pemerataan Pembangunan
"Saat ini karantina pertanian dengan SDM sarana, prasarana, dan infrastruktur yang ada bekerja sama dengan aparat TNI Polri, pemerintah daerah, dan bea cukai. Kami terus berupaya dalam melakukan dan melindungi sumber daya alam hayati yang di miliki Indonesia," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :