Rusia Potong Pasokan Gas, Sektor Industri Jerman Ini Terancam Tutup

Senin, 18 Juli 2022 - 16:48 WIB
loading...
A A A
VCI merupakan yang terbesar ketiga di Jerman, masih kalah dari sektor otomotif dan mesin. Jika aliran berhenti sepenuhnya, sebagian besar ekonom memperkirakan kekuatan ekonomi zona euro akan mengalami penurunan output yang parah.

Tidak ada gas pada musim dingin ini, menurut analis di bank Swiss UBS, bisa memicu "resesi yang dalam" dengan hampir memangkas PDB mencapai 6% pada akhir tahun depan. Bundesbank telah memperingatkan, bahwa efek knock-on pada rantai pasokan global akan "meningkatkan efek kejut menjadi dua setengah kali ukurannya".

Ketika perusahaan industri di seluruh Jerman menghadapi ancaman nyata tanpa gas alam, beberapa sedang mengeksplorasi cara untuk menggantinya dengan sumber energi lain. Tetapi bagi mereka yang memiliki perangkat keras khusus bahan bakar, atau mereka yang menggunakannya sebagai bahan baku, tidak ada alternatif lain.

"Sekarang ada bahaya bahwa kita tidak akan dapat memproduksi hal-hal tertentu di Jerman lagi, karena tidak akan ada gas, atau biaya energinya sangat tinggi sehingga tidak lagi kompetitif," ujar Jörg Rothermel.

Di antara mereka yang berada di kelompok rentan adalah pembuat baja terbesar di negara itu, ThyssenKrupp. Dikatakan bahwa tanpa gas alam untuk proses yang diperlukan dalam menjalankan tanur semburnya, "penutupan dan kerusakan teknis pada fasilitas produksi kami tidak dapat dikesampingkan".

Baca Juga: Elon Musk Peringatkan Amerika dan UE tentang Perang Energi

BASF, perusahaan bahan kimia terbesar di dunia, telah memperingatkan bahwa uap di lokasi raksasanya di kota ludwigshafen barat daya akan dipaksa untuk menganggur jika pasokan gas turun di bawah sekitar 50% dari kebutuhan regulernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved