Rencana AS Batasi Harga Minyak Rusia Disebut Ide Konyol
Selasa, 19 Juli 2022 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Hancurkan Misil Harpoon dan HIMARS Amerika di Ukraina dengan Rudal Presisi
Perang Rusia di Ukraina juga berkontribusi pada lonjakan harga energi. Untuk menghukum Moskow atas invasi tersebut, AS melarang impor minyak Rusia, sementara Uni Eropa berencana memberlakukan embargo bertahap. Sementara itu, beberapa negara penghasil minyak sedang berjuang untuk meningkatkan produksi.
Luft bukan satu-satunya analis yang skeptis terhadap rencana tersebut. Pengamat pasar lainnya telah menunjukkan bahwa India dan China, yang telah membeli minyak Rusia yang didiskon, kemungkinan besar tidak akan bekerja sama dengan mekanisme pembatasan tersebut.
Pada pertemuan Kelompok 20 di Bali pekan lalu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyebut langkah itu sebagai "salah satu alat paling kuat kami" untuk memerangi inflasi. Namun, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan CNBC bahwa masalah energi ada di sisi pasokan, dan pembatasan harga tidak akan menyelesaikannya.
Perang Rusia di Ukraina juga berkontribusi pada lonjakan harga energi. Untuk menghukum Moskow atas invasi tersebut, AS melarang impor minyak Rusia, sementara Uni Eropa berencana memberlakukan embargo bertahap. Sementara itu, beberapa negara penghasil minyak sedang berjuang untuk meningkatkan produksi.
Luft bukan satu-satunya analis yang skeptis terhadap rencana tersebut. Pengamat pasar lainnya telah menunjukkan bahwa India dan China, yang telah membeli minyak Rusia yang didiskon, kemungkinan besar tidak akan bekerja sama dengan mekanisme pembatasan tersebut.
Pada pertemuan Kelompok 20 di Bali pekan lalu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyebut langkah itu sebagai "salah satu alat paling kuat kami" untuk memerangi inflasi. Namun, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan CNBC bahwa masalah energi ada di sisi pasokan, dan pembatasan harga tidak akan menyelesaikannya.
(fai)
Lihat Juga :