RI Stop Kirim Pekerja Migran, Kebutuhan Malaysia Capai 1,2 Juta Tenaga Kerja

Selasa, 19 Juli 2022 - 14:15 WIB
loading...
RI Stop Kirim Pekerja...
Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Hermono mengungkapkan, bahwa Malaysia membutuhkan sekitar 1,1 sampai dengan 1,2 juta pekerja migran sehingga peran Indonesia signifikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Hermono mengungkapkan, bahwa Malaysia membutuhkan sekitar 1,1 sampai dengan 1,2 juta pekerja migran. Selama ini Indonesia menjadi pemasok terbesar kebutuhan pekerja migran Malaysia terutama di sektor perkebunan sawit, konstruksi dan manufaktur.

"Kita punya peranan yang cukup signifikan. Kita mengharapkan ada kesepahaman secepat mungkin, itu posisi kita, kita juga gak mau berlama-lama," kata Hermono dalam program Market Review di IDX Channel, Selasa (19/7/2022).

Baca Juga: Gara-gara Sikap Malaysia, Indonesia Setop Kirim PMI

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan penghentian sementara pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia sebab ada perjanjian yang dilanggar oleh Malaysia terkait dengan proses perekrutan.

Hermono mengungkapkan Indonesia dan Malaysia sudah berunding dan sepakat untuk proses perekrutan pekerja sektor domestik hanya menggunakan sistem satu kanal (one channel system) pada 1 April 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Produksi RI Minus 2,8...
Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton, Harga Beras Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved