Suku Bunga Ditahan, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.036 per Dolar AS

Kamis, 21 Juli 2022 - 20:18 WIB
loading...
Suku Bunga Ditahan,...
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 47 poin ke level Rp15.036 per dolar AS. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 47 poin ke level Rp15.036 per dolar AS sore ini usai Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan di level 3,5%.

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengatakan, pelemahan rupiah pada hari ini merupakan respons dari keputusan BI yang kembali menahan suku bunga acuan, serta ekspektasi pasar terhadap keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed yang diperkirakan akan kembali agresif menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin akhir bulan ini.

"Jadi salah satu pendorong lemahnya rupiah hari ini yaitu adanya ekpektasi The Fed akan menaikkan suku bunga paling tidak 75 basis poin, tapi BI masih menahan suku bunga acuan," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI) di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Rupiah Tembus Rp15.017 per USD, Bos BI Bilang Lebih Baik dari Malaysia Cs

Irman memperkirakan bahwa rupiah masih akan melanjutkan tren pelemahannya hingga akhir bulan ini, tergantung pada keputusan The Fed dalam menentukan nasib suku bunga acuannya.

Namun, dia menilai rupiah saat ini memiliki daya tahan yang tinggi atau cukup resilien meskipun di tengah gejolak ekonomi global. Bahkan, pelemahannya lebih rendah dibandingkan negara lainnya, terutama dengan negara Asia Tenggara lainnya.

"Harga komoditas yang tinggi juga membantu kekuatan rupiah, jadi likuiditas valas kita lumayan memadai untuk menahan permintaan dolar. Perkiraannya tidak akan separah lira Turki, karena dibandingkan negara tetangga saja kita paling perform," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Oleh Soleh Dukung Perpres...
Oleh Soleh Dukung Perpres 111/2025: LGBTQ Sudah Jadi Ancaman Nonmiliter
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Mengenal Liuzhou, Markas...
Mengenal Liuzhou, Markas Wuling Sekaligus Ibu Kota Mobil Listrik Dunia
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved