Aman dari Ancaman Krisis Pangan Tak Bikin Bulog Lengah
Jum'at, 22 Juli 2022 - 07:35 WIB
loading...
Buwas saat meninjau gudang Bulog di Jawa Tengah. Foto/AnggieAriesta/MPI
A
A
A
KENDAL - Krisis pangan global terjadi akibat perang antara Rusia-Ukraina. Sejumlah pihak bahkan menilai, krisis pangan saat ini jadi yang terburuk, lebih parah dibanding 2018 silam.
Baca juga: PDIP Minta Pemerintah Tanggap Lindungi Wong Cilik dan Hentikan Subsidi Salah Sasaran
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya tetap bakal melakukan swasembada di tengah situasi pangan dalam negeri yang cenderung aman dari ancaman krisis. Pria yang akrab disapa Buwas tersebut tetap tak ingin lengah dengan situasi yang ada, terutama untuk berbagai komoditas bahan pokok seperti beras hingga jagung.
"Pangan harus diwaspadai, dan ini tidak main-main, dengan Rusia-Ukraina berperang sehingga memengaruhi secara keseluruhan. Kalau dulu kita bisa impor gandum dari Rusia Ukraina, sekarang terhenti," kata Buwas saat Press Tour ke MRMP Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2022).
Di satu sisi, Buwas memastikan kondisi pangan nasional aman. Terlebih setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi, surplus produksi pertanian Indonesia terjaga dan mengalami peningkatan.
Baca juga: PDIP Minta Pemerintah Tanggap Lindungi Wong Cilik dan Hentikan Subsidi Salah Sasaran
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya tetap bakal melakukan swasembada di tengah situasi pangan dalam negeri yang cenderung aman dari ancaman krisis. Pria yang akrab disapa Buwas tersebut tetap tak ingin lengah dengan situasi yang ada, terutama untuk berbagai komoditas bahan pokok seperti beras hingga jagung.
"Pangan harus diwaspadai, dan ini tidak main-main, dengan Rusia-Ukraina berperang sehingga memengaruhi secara keseluruhan. Kalau dulu kita bisa impor gandum dari Rusia Ukraina, sekarang terhenti," kata Buwas saat Press Tour ke MRMP Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2022).
Di satu sisi, Buwas memastikan kondisi pangan nasional aman. Terlebih setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi, surplus produksi pertanian Indonesia terjaga dan mengalami peningkatan.
Lihat Juga :