Penghapusan Pungutan Ekspor CPO Belum Ngefek ke Petani Sawit
Senin, 25 Juli 2022 - 14:09 WIB
loading...
Petani sawit merasa belum merasakan manfaat kebijakan penghapusan pungutan ekspor CPO. Foto/YorriFarli/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menghapus sementara pungutan ekspor minyak kelapa sawit mentah alias crude palm oil ( CPO ) beserta produk turunannya. Dengan tujuan menaikkan harga tandan buah segar (TBS) sawit para petani.
Baca juga: Genjot Ekspor, Sri Mulyani Gratiskan Pungutan Ekspor Produk CPO
Namun, Ketua umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengungkapkan, kebijakan tersebut hingga saat ini belum berdampak signifikan kepada petani sawit.
"Saya dapat informasi dari petani sawit dari Aceh sampai Papua, mereka mengatakan belum (berdampak)," ungkap Gulat saat berdialog di acara TV swasta, Senin (25/7/2022).
Dia mengatakan, seharusnya yang terjadi, setiap kenaikan harga CPO Rp3.000, maka harga TBS akan naik Rp1.000/kg.
Baca juga: Genjot Ekspor, Sri Mulyani Gratiskan Pungutan Ekspor Produk CPO
Namun, Ketua umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengungkapkan, kebijakan tersebut hingga saat ini belum berdampak signifikan kepada petani sawit.
"Saya dapat informasi dari petani sawit dari Aceh sampai Papua, mereka mengatakan belum (berdampak)," ungkap Gulat saat berdialog di acara TV swasta, Senin (25/7/2022).
Dia mengatakan, seharusnya yang terjadi, setiap kenaikan harga CPO Rp3.000, maka harga TBS akan naik Rp1.000/kg.
Lihat Juga :