MNC Asia Holding Paparkan Strategi Ekspansi
Jum'at, 29 Juli 2022 - 14:34 WIB
loading...
PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) akan terus melakukan ekspansi bisnis. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT MNC Investama Tbk (BHIT atau Perseroan), Kamis (28/07/2022) menghasilkan dua keputusan penting, yakni perubahan nama Perseroan dari PT MNC Investama Tbk menjadi PT MNC Asia Holding Tbk, serta perubahan pada susunan direksi dan komisaris.
Baca juga: MNC Asia Holding Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan perubahan nama tersebut mencerminkan perkembangan MNC Group yang saat ini telah bertransformasi menjadi perusahaan multinasional. “MNC Asia Holding saat ini telah memiliki investasi strategis pada beberapa perusahaan multinasional di mancanegara,” papar Hary, Jumat (29/07/2022).
MNC Asia Holding memiliki tiga perusahaan berskala global, yakni Migo, platform video sesuai permintaan (video-on-demand/ VOD) yang memungkinkan penggunanya mengunduh berbagai konten dengan akses terjangkau, dari toko-toko di lingkungan sekitar atau "warung". Didirikan oleh penemu teknologi Kindle, Barret Comiskey dan didukung oleh Temasek dan Co-Founder YouTube, Migo fokus memperluas distribusi konten digital hemat biaya bagi konsumen pasar yang luas di negara berkembang.
Trebel, layanan musik digital dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Latin dan merupakan layanan musik berlisensi pertama yang menghadirkan pemutaran lagu sesuai permintaan dan offline tanpa biaya kepada pengguna.
Baca juga: MNC Asia Holding Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan perubahan nama tersebut mencerminkan perkembangan MNC Group yang saat ini telah bertransformasi menjadi perusahaan multinasional. “MNC Asia Holding saat ini telah memiliki investasi strategis pada beberapa perusahaan multinasional di mancanegara,” papar Hary, Jumat (29/07/2022).
MNC Asia Holding memiliki tiga perusahaan berskala global, yakni Migo, platform video sesuai permintaan (video-on-demand/ VOD) yang memungkinkan penggunanya mengunduh berbagai konten dengan akses terjangkau, dari toko-toko di lingkungan sekitar atau "warung". Didirikan oleh penemu teknologi Kindle, Barret Comiskey dan didukung oleh Temasek dan Co-Founder YouTube, Migo fokus memperluas distribusi konten digital hemat biaya bagi konsumen pasar yang luas di negara berkembang.
Trebel, layanan musik digital dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Latin dan merupakan layanan musik berlisensi pertama yang menghadirkan pemutaran lagu sesuai permintaan dan offline tanpa biaya kepada pengguna.
Lihat Juga :