Dongkrak Harga Timah, Pemerintah Didorong Berantas Tambang Ilegal

Minggu, 28 Juni 2020 - 20:30 WIB
loading...
Dongkrak Harga Timah,...
Pemerintah diminta tertibkan penambangan timah ilegal. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta meningkatkan pengawasan di tengah semakin maraknya penambangan ilegal timah khususnya di Bangka Belitung. Penertiban tambang timah ilegal dianggap mampu mendongkrak harga timah disamping mendorong pertumbuhan di hilir.

"Selama ini, lemahnya pengawasan menjadi kendala utama dalam memberantas praktik ilegal minining, akibatnya banyak timah asal Indonesia yang diselundupkan ke negara lain seperti Singapura," ujar ekonom Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi, di Jakarta, Minggu (28/6/2020).

(BACA JUGA: Dualisme Bursa Bukan Sebab Anjloknya Harga Timah)

Ia juga menjelaskan, masyarakat yang menambang timah atau kerap disebut tambang inkonvensional lebih senang menjual timah kepada para kolektor (pengepul) ketimbang kepada PT Timah . Padahal mereka menambang di wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Timah. Hal itu terjadi selain lemahnya pengawasan juga akibat tingginya perbedaan harga yang ditawarkan pengepul ketimbang PT Timah ujungnya menyuburkan praktik penambangan ilegal.

Pendapat tersebut selaras dengan data United Nations Comtrade (UN Comtrade) tahun 2014 yang mengungkapkan adanya ketidakjelasan ekspor timah Indonesia ke Singapura sebesar USD562 juta karena dari ekspor timah Indonesia ke Singapura sebesar USD1,2 miliar namun yang tercatat di Singapura hanya USD638 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denda Rp6,5 M Bagi Pelanggar...
Denda Rp6,5 M Bagi Pelanggar Penambangan di Kawasan Hutan, Bahlil: Saya Tak Segan Mencabut
Bahlil Merasa Dipermainkan:...
Bahlil Merasa Dipermainkan: Indonesia akan Tentukan Sendiri Harga Timah, Nikel dan Batubara
Nasib PT Timah di Tengah...
Nasib PT Timah di Tengah Ketidakpastian Global: Harga dan Produksi Turun
KKP Hentikan Penambangan...
KKP Hentikan Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pulau Rupat
Kejar Target Produksi...
Kejar Target Produksi Timah 35%, Ini Tantangan yang Dihadapi TINS
Pengusaha Teriak Saat...
Pengusaha Teriak Saat Pemerintah Mau Stop Ekspor Timah Mulai 2023
Bareskrim Usut Tambang...
Bareskrim Usut Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Bareskrim Bongkar 36...
Bareskrim Bongkar 36 Titik Penambangan Pasir Ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi
Tambang Ilegal di Kotamobagu...
Tambang Ilegal di Kotamobagu Sulut Masih Marak, padahal Instruksi Prabowo Sudah Tegas
Rekomendasi
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Jorge Jesus Buka Peluang...
Jorge Jesus Buka Peluang Coret Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved