Penerimaan Negara Bisa Naik-Turun Sangat Tajam, Pemerintah Bersiap-siap
Rabu, 03 Agustus 2022 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Suahasil juga memaparkan realisasi APBN di semester I/2022 yang mengalami pertumbuhan pendapatan negara mencapai 48,5% sejalan dengan pertumbuhan belanja negara sebesar 6,3%.
“Tumbuhnya sangat tinggi. Namun, kita harus berjaga-jaga karena seperti dalam 2-3 bulan terakhir, dia bisa turun dengan sangat tajam, bisa naik lagi dengan sangat tajam. Ini membuat perencanaan kita harus sangat hati-hati dalam konteks pajak, kepabeanan cukai, dan juga PNBP kita,” tuturnya.
Meski begitu, pemerintah tengah bersiap-siap menghadapi kondisi ekonomi dunia yang masih mengalami guncangan.
“Kalau suku bunga masih meningkat di Amerika, di belahan dunia Eropa, maka turbulensi ke emerging market masih akan terjadi. Dengan demikian pemerintah bersiap-siap. APBN bersiap-siap,” tandasnya.
Baca juga: Inflasi Melonjak, 115 Juta Kelas Menengah Rentan Jadi Miskin
Untuk menghadapi itu, diperlukan inovasi dalam mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru pascapandemi. Salah satunya dengan memanfaatkan titik-titik potensi dan opprtunity di masa mendatang dengan mengadopsi teknologi baru, revitalisasi industri, pembangunan EBT ekonomi hijau, dan juga program lainnya.
“Tumbuhnya sangat tinggi. Namun, kita harus berjaga-jaga karena seperti dalam 2-3 bulan terakhir, dia bisa turun dengan sangat tajam, bisa naik lagi dengan sangat tajam. Ini membuat perencanaan kita harus sangat hati-hati dalam konteks pajak, kepabeanan cukai, dan juga PNBP kita,” tuturnya.
Meski begitu, pemerintah tengah bersiap-siap menghadapi kondisi ekonomi dunia yang masih mengalami guncangan.
“Kalau suku bunga masih meningkat di Amerika, di belahan dunia Eropa, maka turbulensi ke emerging market masih akan terjadi. Dengan demikian pemerintah bersiap-siap. APBN bersiap-siap,” tandasnya.
Baca juga: Inflasi Melonjak, 115 Juta Kelas Menengah Rentan Jadi Miskin
Untuk menghadapi itu, diperlukan inovasi dalam mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru pascapandemi. Salah satunya dengan memanfaatkan titik-titik potensi dan opprtunity di masa mendatang dengan mengadopsi teknologi baru, revitalisasi industri, pembangunan EBT ekonomi hijau, dan juga program lainnya.
Lihat Juga :