Perang Rusia-Ukraina Berimbas ke Market PT SGS, 2.700 Tenaga Kerja Dirumahkan

Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:32 WIB
loading...
A A A
"Jadi selama masa libur mereka tetap dapat upah 50 persen dari upah pokok setiap hari. Untuk tenaga kerja kontrak, yang bayarkan adalah vendor, tergantung bunyi perjanjian kerja mereka dengan vendor. Tenaga kerja kontrak ini tidak terikat perjanjian kerja dengan PT SGS," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, PT SGS merumahkan 700 tenaga kerja outsourcing hingga batas waktu yang belum ditentukan. Ternyata bukan hanya mereka, karyawan organik yang berjumlah sekita 2.000-an juga ikut dirumahkan hingga tanggal 9 Agustus mendatang.

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu berharap, baik kepada PT SGS maupun vendor agar tetap memberikan hak hak buruh atau tenaga kerja baik yang berstatus karyawan tetap atau outsourcing.

Jumardi salah seorang vendor menyebutkan pihak nya siap membayarkan upah tenaga kerja outsourcing jika memang ketentuan dan UU yang mewajibkan hal tersebut.

Baca juga:Sempoyongan Hadapi PPKM, 'Singa Udara' Rumahkan 8.000 Karyawan

"Kita lihat dulu bunyi perjanjian kerjanya, jika demikian kewajiban kami pasti kami laksanakan," katanya.

Terkait jumlah karyawan dan tenaga outsourcing yang bekerja di PT SGS, Jumardi memperkirakan mencapai 2.700 orang.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved