Wall Street Sepekan: Data Inflasi Sempat Bikin Indeks S&P 500 Rebound

Senin, 08 Agustus 2022 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Prospek suram investor disorot oleh data terbaru dari BofA Global Research, yang menunjukkan alokasi rata-rata yang direkomendasikan untuk saham oleh ahli strategi sisi jual AS merosot ke level terendah dalam lebih dari lima tahun di bulan Juli, bahkan ketika S&P 500 naik 9,1% bulan itu. untuk kenaikan terbesar sejak November 2020.

Eksposur investor institusional terhadap saham juga tetap rendah. Posisi ekuitas untuk investor diskresioner dan sistematis tetap berada di persentil ke-12 dari kisarannya sejak Januari 2010, menurut Deutsche Bank yang diterbitkan minggu lalu.

Untuk bagian mereka, pejabat Fed selama seminggu terakhir menentang narasi dari apa yang disebut poros dovish, dengan salah satu dari mereka – Presiden Fed San Francisco Mary Daly – mengatakan dia “bingung” dengan harga pasar obligasi yang mencerminkan ekspektasi investor untuk bank sentral akan mulai memangkas suku bunga pada semester pertama tahun depan.

Suku bunga berjangka AS telah memperkirakan peluang 69% dari kenaikan 75 bps pada pertemuan September, naik dari sekitar 41% sebelum data penggajian. Pedagang berjangka juga telah memperhitungkan tingkat dana fed fund sebesar 3,57% pada akhir tahun.

Data Trade Alert menunjukkan posisi di pasar menunjukkan sedikit bukti bahwa investor bergegas mengejar keuntungan pasar saham lebih lanjut. Volume perdagangan harian rata-rata satu bulan dalam opsi panggilan yang terdaftar di AS, biasanya digunakan untuk menempatkan taruhan bullish turun 3% dari 16 Juni.

"Kami terkejut tidak melihat investor mulai mengejar panggilan naik karena takut kinerja pasar yang buruk," kata Matthew Tym, kepala perdagangan derivatif ekuitas di Cantor Fitzgerald.

Sementara itu, manajer portofolio di Brandywine Global Celia Rodgers Hoopes beranggapan sebagian besar reli baru-baru ini didorong oleh short cover, terutama di antara banyak nama teknologi papan atas yang tidak berhasil dengan baik tahun ini. "Pasar tidak mau ketinggalan reli berikutnya," katanya. "Apakah itu berkelanjutan atau tidak, sulit untuk dikatakan," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Balogun Diselamatkan...
Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
Mau Liburan Lebih Berkesan?...
Mau Liburan Lebih Berkesan? Ini 5 Travel Essential yang Wajib Masuk Koper
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Berita Terkini
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Bisa di PRJ 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved