Wall Street Sepekan: Data Inflasi Sempat Bikin Indeks S&P 500 Rebound
Senin, 08 Agustus 2022 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Wall Street Berakhir Menguat, Nasdaq Sentuh Level Tertinggi Sejak Mei
Berdasarkan data I/B/E/S dari Refinitiv, memicu beberapa kenaikan pasar. Pendapatan perusahaan telah keluar lebih kuat dari yang diharapkan untuk kuartal II 2022, dengan sekitar 77,5% dari perusahaan S&P 500 mengalahkan perkiraan pendapatan.
Antonelli dari Baird juga mengatakan angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan minggu depan dapat mendorong lebih banyak investor kembali ke saham. "Apakah ada skenario saat ini, di mana inflasi turun dan The Fed tidak akan melakukan hard landing. Mungkin ada, dan tidak ada yang diposisikan untuk itu," jelasnya.
Tom Siomades, kepala investasi AE Wealth Management, percaya pasar belum melihat titik terendah dan telah mendesak investor untuk menghindari pengejaran saham. "Pasar tampaknya terlibat dalam beberapa angan-angan. Investor mengabaikan pepatah kuno jangan melawan The Fed," jelasnya.
Berdasarkan data I/B/E/S dari Refinitiv, memicu beberapa kenaikan pasar. Pendapatan perusahaan telah keluar lebih kuat dari yang diharapkan untuk kuartal II 2022, dengan sekitar 77,5% dari perusahaan S&P 500 mengalahkan perkiraan pendapatan.
Antonelli dari Baird juga mengatakan angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan minggu depan dapat mendorong lebih banyak investor kembali ke saham. "Apakah ada skenario saat ini, di mana inflasi turun dan The Fed tidak akan melakukan hard landing. Mungkin ada, dan tidak ada yang diposisikan untuk itu," jelasnya.
Tom Siomades, kepala investasi AE Wealth Management, percaya pasar belum melihat titik terendah dan telah mendesak investor untuk menghindari pengejaran saham. "Pasar tampaknya terlibat dalam beberapa angan-angan. Investor mengabaikan pepatah kuno jangan melawan The Fed," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :