IPO Anak Usaha Pertamina, 'Jauh Panggang dari Api'

Senin, 29 Juni 2020 - 17:19 WIB
loading...
IPO Anak Usaha Pertamina,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wacana initial public offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana anak usaha PT Pertamina menjadi isu yang sedang hangat diperbincangkan. Isu itu muncul setelah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan Pertamina untuk melepas satu atau dua anak usahanya melakukan IPO dalam dua tahun ke depan.

Isu itu kemudian memunculkan tudingan bahwa Pertamina akan menjual sahamnya atau saham milik pemerintah. Makanya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati membantah kalau dalam waktu dekat Pertamina akan melantai di bursa. Ia menegaskan yang dilepas bukanlah saham negara, melainkan saham Pertamina melalui anak, cucu, atau cicit usahanya.

"Sejauh ini kami baru melakukan restrukturisasi. Tahap berikutnya yang saat ini dilakukan adalah profitisasi. Jadi tahapannya belum sampai sana, karena masih dalam kajian," ujar Nicke dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Senin (29/6/20). ( Baca:Target IPO, Pertamina Akan Jual Saham Perdana Blok Rokan )

Nicke menegaskan bahwa pihaknya tidak sembarangan dalam melepas saham anak perusahaan. Ia menuturkan segalanya akan dikaji secara detail, khususnya terkait kebermanfaatannya.

Ia menjelaskan proses go public Pertamina masih panjang dan tahapannya tidak mudah. IPO adalah salah satu opsi untuk mencari pendanaan. Namun, ada opsi pendanaan lain yang saat ini ditempuh Pertamina.

"IPO hanya salah satu opsi untuk mencari pendanaan. Ada banyak opsi, kita sudah juga lakukan global bond, dan project financing seperti di Balikpapan," terangnya.

Sekedar informasi, belanja modal (capex) Pertamina tahun 2020 sampai 2026 mencapai US$133 miliar. Dari jumlah tersebut, rencananya sebagian bakal ditutup melalui pendanaan eksternal.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
Rekomendasi
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved