Kinerja Ekspor Sumbang 19,74% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2022
Selasa, 09 Agustus 2022 - 09:32 WIB
loading...
Kinerja ekspor dorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022. FOTO/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kinerja ekspor berkontribusi sebesar 19,74% mendorong pertumbuhan ekonomi. Kinerja ekspor turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh positif 5,44% di kuartal II 2022.
"Kinerja ekspor menjadi akselerator penopang pertumbuhan ekonomi. Ini merupakan momentum yang perlu kita jaga di tengah kondisi pelemahan ekonomi global dan tekanan inflasi yang meningkat di berbagai negara," kata Mendag melalui keterangan resmi, Selasa (9/8/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani: Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,4%
Menurut dia pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari capaian periode sebelumnya sebesar 5,01% year on year (yoy). Berdasarkan laporan, pertumbuhan ekonomi ini bahkan berhasil melampaui beberapa negara mitra dagang seperti Singapura dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8 persen, Korea Selatan (2,9 persen), Amerika Serikat (1,6 persen), dan RRT (0,4 persen) di kuartal II 2022.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi dengan kontribusi mencapai 24,68 persen dari produk domestik bruto (PDB).
"Penguatan ekspor yang tinggi tersebut salah satunya didorong kenaikan harga komoditas dunia akibat konflik Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan disrupsi pasokan global serta kenaikan permintaan negara mitra pascapandemi," jelasnya.
"Kinerja ekspor menjadi akselerator penopang pertumbuhan ekonomi. Ini merupakan momentum yang perlu kita jaga di tengah kondisi pelemahan ekonomi global dan tekanan inflasi yang meningkat di berbagai negara," kata Mendag melalui keterangan resmi, Selasa (9/8/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani: Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,4%
Menurut dia pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari capaian periode sebelumnya sebesar 5,01% year on year (yoy). Berdasarkan laporan, pertumbuhan ekonomi ini bahkan berhasil melampaui beberapa negara mitra dagang seperti Singapura dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8 persen, Korea Selatan (2,9 persen), Amerika Serikat (1,6 persen), dan RRT (0,4 persen) di kuartal II 2022.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi dengan kontribusi mencapai 24,68 persen dari produk domestik bruto (PDB).
"Penguatan ekspor yang tinggi tersebut salah satunya didorong kenaikan harga komoditas dunia akibat konflik Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan disrupsi pasokan global serta kenaikan permintaan negara mitra pascapandemi," jelasnya.
Lihat Juga :