Serapan Anggaran Stimulus Rendah, Ujung Tombak Relaksasi Belum Paham
Senin, 29 Juni 2020 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, bagi UMKM yang ingin mendapatkan akses dana atau tambahan modal terdampak Covid-19, pada akhirnya juga akan berhadapan dengan ujung tombak pemerintahan. “Kemudian ada syarat yang belum tentu mudah diikuti bagi UMKM. Kalau sudah begini, ya memang ruwet urusannya,” pungkas Sri.
Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, sebagai salah satu sektor yang terdampak, harusnya masyarakat yang berpergian jauh mendapatkan rapid tes secara gratis. Menurut dia, langkah tersebut adalah salah satu cara efektif meringankan beban kalangan sektor usaha yang terdampak karena urusan logistik.
Di sisi lain, relaksasi untuk sektor ini mentok di mulut tanpa implementasi apa-apa. “Terlalu banyak pikiran saya kira di masa New Normal ini. Jadi harusnya ada langkah extra ordinary yang keliatan malah seolah-olah di bawah normal, bukan normal bahkan new normal tapi di bawah normal,” ujarnya.
Banyak pekerjaan rumah yang harus direalisasikan di sektor perhubungan tapi belum berdampak besar, khususnya pada relaksasi transportasi. Pengawalan anggaran tidak diinisiasi dan dikawal baik. “Jadinya ya jalan di tempat. Segerakan anggaran relaksasi bagi bus AKAP yang menyewa bus agar bisa lepas dari kesulitan akibat Covid-19,” pungkasnya.
Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, sebagai salah satu sektor yang terdampak, harusnya masyarakat yang berpergian jauh mendapatkan rapid tes secara gratis. Menurut dia, langkah tersebut adalah salah satu cara efektif meringankan beban kalangan sektor usaha yang terdampak karena urusan logistik.
Di sisi lain, relaksasi untuk sektor ini mentok di mulut tanpa implementasi apa-apa. “Terlalu banyak pikiran saya kira di masa New Normal ini. Jadi harusnya ada langkah extra ordinary yang keliatan malah seolah-olah di bawah normal, bukan normal bahkan new normal tapi di bawah normal,” ujarnya.
Banyak pekerjaan rumah yang harus direalisasikan di sektor perhubungan tapi belum berdampak besar, khususnya pada relaksasi transportasi. Pengawalan anggaran tidak diinisiasi dan dikawal baik. “Jadinya ya jalan di tempat. Segerakan anggaran relaksasi bagi bus AKAP yang menyewa bus agar bisa lepas dari kesulitan akibat Covid-19,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :