Perry Warjiyo: BI Sudah Suntik Likuiditas Rp614,8 Triliun
Senin, 29 Juni 2020 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Titip Rp30 Triliun, Sri Mulyani Minta Bank BUMN Genjot Kredit 3 Kali Lipat )
Lebih lanjut Ia merinci pada periode Januari-April 2020 mencapai Rp415,8 triliun lewat pembelian SBN dari pasar sekunder sebesar Rp166,2 triliun, repo perbankan sebesar Rp 160 triliun, FX swap sebesar Rp36,6 triliun, dan penurunan GWM rupiah pada Januari dan April sebesar Rp 53 triliun.
"Quality easing (QE) merupakan pelonggaran likuiditas di mana bank sentral salah satunya membeli surat berharga untuk meningkatkan jumlah uang beredar," jelasnya
Selanjutnya QE pada periode Mei-Juni 2020 yang sebesar Rp199,0 triliun, berasal dari penurunan GWM rupiah pada Mei sebesar Rp102 triliun, repo perbankan dan FX swap sebesar Rp81,2 triliun. Dan tidak mewajibkan tambahan giro bagi yang tidak memenuhi Rasio Intermediasi (RIM) Rp15,8 triliun.
Lebih lanjut Ia merinci pada periode Januari-April 2020 mencapai Rp415,8 triliun lewat pembelian SBN dari pasar sekunder sebesar Rp166,2 triliun, repo perbankan sebesar Rp 160 triliun, FX swap sebesar Rp36,6 triliun, dan penurunan GWM rupiah pada Januari dan April sebesar Rp 53 triliun.
"Quality easing (QE) merupakan pelonggaran likuiditas di mana bank sentral salah satunya membeli surat berharga untuk meningkatkan jumlah uang beredar," jelasnya
Selanjutnya QE pada periode Mei-Juni 2020 yang sebesar Rp199,0 triliun, berasal dari penurunan GWM rupiah pada Mei sebesar Rp102 triliun, repo perbankan dan FX swap sebesar Rp81,2 triliun. Dan tidak mewajibkan tambahan giro bagi yang tidak memenuhi Rasio Intermediasi (RIM) Rp15,8 triliun.
(akr)
Lihat Juga :