Kehadiran TKA China di Konawe Bagian dari Transfer Teknologi dan Skill

Senin, 29 Juni 2020 - 17:58 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, perbandingan pekerja asing dan Indonesia saat ini dengan dulu sudah jauh menurun. Pada masa awal pembangunan pabrik, perbandingan TKA asal China dengan Indonesia dikatakannya hampir merata.

“Tapi saat ini Alhamdulillah karena sudah banyak karyawan Indonesia yang belajar sistem produksinya, mungkin sekarang tinggal 20 persen TKA dan 80 persen pekerja lokal. Karena ada alat-alat yang kami juga belum bisa tangani, jadi kami masih butuh teknisi-teknisi untuk membantu dan mengajarkan,” ujar Ruli.

Lebih lanjut hadirnya VDNI bukan hanya memberikan dampak positif untuk 3 kecamatan dan konawe pada umumnya, namun juga ke wilayah Konawe Selatan, hingga Provinsi Sulawesi Tenggara secara umum. Bertambahnya angka penyerapan tenaga kerja, jumlah tenaga kerja, dan pengurangan jumlah pengangguran adalah manfaat yang dirasakan oleh kedua karyawan putra-putri daerah.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 156 TKA asal China yang tiba di Indonesia adalah rombongan tahap pertama dari jumlah 500 TKA yang akan bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS). Mereka tiba melalui Bandara Halu Oleo, Sulawesi Tenggara langsung mengikuti prosedur kesehatan ketat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan kini sedang menjalani masa karantina selama 14 hari hingga dipastikan sehat dan bisa mulai bekerja.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Media China Soroti Kerja Paksa di Pabrik Smelter Nikel Indonesia
Perlakuan Tak Manusiawi,...
Perlakuan Tak Manusiawi, Media China Soroti Kerja Paksa di Pabrik Smelter Nikel Indonesia
Hingga 2026, KCIC Masih...
Hingga 2026, KCIC Masih Pakai Tenaga Kerja dari China
Soal Tenaga Kerja Asing...
Soal Tenaga Kerja Asing Mendominasi dalam Proyek Hilirisasi, Luhut: Hanya 10-15%
Pentolan Buruh Kritik...
Pentolan Buruh Kritik soal Bule Jadi Pengawas Proyek IKN
China Disebut Ngatur-ngatur...
China Disebut Ngatur-ngatur Indonesia, Luhut: Jangan Asal Ngomong
Tukang Sapu TKA China...
Tukang Sapu TKA China di PT IMIP Digaji Rp18,7 Juta per Bulan
Kasus Pemerasan dan...
Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Kemnaker, KPK Cegah 8 Tersangka ke Luar Negeri
Diskusi PPPI dan FSI:...
Diskusi PPPI dan FSI: Tenaga Kerja China Jadi Tantangan Hubungan Indonesia-RRC
Rekomendasi
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved