Deretan BUMN Ini Serap Ribuan hingga Jutaan Tenaga Kerja Baru

Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:29 WIB
loading...
Deretan BUMN Ini Serap Ribuan hingga Jutaan Tenaga Kerja Baru
Deretan perusahaan BUMN berhasil menyerap ribuan hingga jutaan tenaga kerja baru selama 2 tahun terakhir atau selama pandemi Covid-19, ini daftarnya?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Deretan perusahaan BUMN tercatat berhasil menyerap ribuan hingga jutaan tenaga kerja baru selama 2 tahun terakhir atau selama pandemi Covid-19. Perusahaan pelat merah ini terdiri dari berbagai sektor bisnis.

Baca Juga: BUMN PHK Ratusan Karyawan, Erick Thohir Beberkan Proyek Perusahaan Negara yang Serap Ribuan Tenaga Kerja

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut serapan tenaga kerja baru ini lantaran perusahaan mengerjakan sejumlah proyek internal dan proyek strategi nasional (PSN) .

"BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia harus mampu tampil dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, keseimbangan pasar, dan yang terpenting memastikan pembukaan lapangan kerja dapat terus terjadi," ujar Erick Thohir, dikutip Kamis (11/8/2022).

Adapun BUMN yang menyerap ribuan tenaga kerja baru di antaranya, PT Pertamina (Persero). Perseroan mampu menyerap 19.000 tenaga kerja lantaran adanya proyek peningkatan kilang atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan.

Lalu, hilirisasi batubara menjadi DME yang menyerap 10.000 tenaga kerja. Proyek ini juga dikerjakan Pertamina. Diikuti proyek smelter tembaga yang digaral Freeport Gresik dan menyerap hingga 40.000 tenaga kerja.

Baca Juga: Proyek Baru BUMN, Bisa Hemat Devisa Rp9,7 Triliun dan Serap 10.000 Tenaga Kerja

Kemudia, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dikerjakan PT Hutama Karya (Persero) dan mencatatkan penyerapan hingga 200.000 tenaga kerja,

Proyek lain adalah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dimana InJourney selaku core dari penyelenggaraan event internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal.

Paling spektakuler adalah penyerapan tenaga kerja melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi 12,7 juta ibu-ibu sepanjang 2021. Bahkan, didorong hingga mencapai 20 juta tenaga kerja hingga 2024.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4261 seconds (10.55#12.26)