5 Fakta Janet Yellen, Menteri Keuangan Wanita Pertama Amerika Berharta Rp294 Miliar

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 11:21 WIB
loading...
A A A
Mengutip Forbes dan legitnetworth.com, kekayaan Menteri Keuangan Janet Yellen ditaksir sekitar USD20 juta atau setara Rp294 miliar pada tahun ini. Kekayaan itu dibangun dari karir bertahun-tahun di dunia akademis dan pemerintahan. Sebagai Menkeu, Yellen digaji sekitar USD221.400.

Sementara itu merujuk Celebrity Net Worth yang dikonfirmasi oleh Senat, kekayaan bersih Janet Yellen sebesar USD16 juta. Sumbernya dari kepemilikan saham, ceramah dan berbagai posisi di pemerintahan. Saat dia menjabat, dia melepaskan kepemilikan di perusahaan seperti Pfizer, Conoco Phillips dan AT&T. Antara tahun 2018 dan 2020, Yellen memperoleh USD7 juta dari 50 kesempatan menjadi pembicara di sejumlah tempat.

Baca juga: Dikabarkan Kena OTT KPK, Intip Harta Kekayaan Bupati Pemalang

4. Kolektor perangko bernilai ratusan juta

Janet Yellen punya hobi filateli yaitu mengoleksi perangko dan benda pos lainnya. Sebagai filatelis, koleksi Yellen ditaksir senilai USD15.000-50.000 atau setara Rp220-734 juta.

5. Punya satu anak dan suami peraih Nobel

Janet Yellen menikah dengan ekonom yang juga peraih hadiah Nobel bernama George A Akerlof. Mereka bertemu saat Yellen berkarir di The Fed. Pasangan ini memiliki seorang anak bernama Robert Akerlof yang mengikuti jejak orangtuanya dengan menjadi profesor riset di bidang ekonomi.
(mg / khofidhotul umah)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved