5 Fakta Janet Yellen, Menteri Keuangan Wanita Pertama Amerika Berharta Rp294 Miliar

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 11:21 WIB
loading...
5 Fakta Janet Yellen,...
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) tengah dibayangi resesi ekonomi dan peran Menteri Keuangan Janet Yellen cukup krusial. Sebagai bendahara negara, Menkeu wanita pertama di AS itu tentunya ikut menentukan kebijakan yang diambil agar pelemahan ekonomi di negara adidaya tak semakin memburuk.

Sebagai ekonom ulung sekaligus pendidik, Janet Yellen punya rekam jejak cemerlang. Sosok kelahiran 13 Agustus 1946 itu menempuh pendidikan di Universitas Brown pada tahun 1967 dan lulus dengan predikat summa Cumlaude dengan gelar PhD bidang ekonomi. Yellen juga lulus dari Universitas Yale tahun 1971 dan mendapat gelar yang sama.

Dia memulai karirnya dengan menjadi asisten profesor di Universitas Harvard hingga tahun 1976 dan mulai bekerja sebagai ekonomi di dewan gubernur bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) pada 1977. Dilanjutkan pada tahun 1978-1980, Yellen mulai bergabung sebagai dosen di London School of Economics and Political Sains.

Mantan presiden AS Barrack Obama pernah menyebut Janet Yellen sebagai salah satu ekonom dan pembuat kebijakan terkemuka di negara tersebut. Menurut dia, Yellen juga terkenal karena penilaiannya yang baik dan kemampuan dalam membangun konsensus.

Berikut ini 5 fakta tentang Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen yang dihimpun SINDOnews dari Forbes dan Celebrity Net Worth serta sumber lainnya, Senin (12/8/2022):

1. Wanita pertama AS yang menjabat Menkeu dan Gubernur Bank Sentral

Jika Indonesia memiliki Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) wanita pertama, Amerika Serikat juga punya Janet Yellen yang menorehkan sejarah dengan menjadi Menkeu perempuan pertama di Negeri Paman Sam itu. Pemilik nama lengkap Janet Louise Yellen itu masuk jajaran kabinet Presiden Joe Biden dan dilantik pada Januari 2021.

Dia menjabat Menkeu Amerika di urutan ke 78. Menjadi nahkoda wanita pertama di departemen keuangan AS, Yellen tak mau kalah dengan laki-laki. Baginya, wanita juga bisa bekerja dalam tekanan dan kerja tim.

Tak hanya itu, tradisi kepemimpinan laki-laki di bank sentral AS juga dipatahkan oleh wanita kelahiran Brooklyn, New York. Yellen yang memang sudah cukup lama membangun karir di lingkungan The Fed akhirnya sukses menjadi wanita pertama yang menjabat gubernur The Fed, tepatnya dilantik pada 2014 di masa pemerintahan Presiden Obama.

Selain dua jabatan penting tersebut, Yellen juga menjadi Dewan Penasihat Ekonomi di Gedung Putih. Jabatan Chair of Council of Economic Advisers pernah diembannya pada pemerintahan Bill Clinton, lalu berlanjut menjadi penasihat di masa Presiden Obama-Biden.

Baca juga: Pertanda Baik buat The Fed, Inflasi AS di Juli Turun ke 8,5%

2. Ekonom “merpati” yang disegani

Janet Yellen merupakan seorang ekonom yang disegani. Untuk diketahui, selama ini para pakar keuangan menyebut ada dua tipe direktur di The Fed yaitu "Dove" alias merpati dan “Hawks” atau elang. Tipe merpati cenderung lebih suka menggenjot pertumbuhan lapangan kerja, sementara elang identic dengan sosok yang agresif memerangi inflasi.

Sebagai penasihat kebijakan, Yellen dikenal dove dan Keynesian sejati. Dia percaya peran negara diperlukan untuk meregulasi ekonomi. Dalam kebijakan moneter, dia lebih peduli dengan pengangguran daripada inflasi.
Pada tahun 2021, dia juga memperingatkan bahwa varian virus corona mengancam pemulihan ekonomi global.



3. Punya kekayaan USD20 juta

Mengutip Forbes dan legitnetworth.com, kekayaan Menteri Keuangan Janet Yellen ditaksir sekitar USD20 juta atau setara Rp294 miliar pada tahun ini. Kekayaan itu dibangun dari karir bertahun-tahun di dunia akademis dan pemerintahan. Sebagai Menkeu, Yellen digaji sekitar USD221.400.

Sementara itu merujuk Celebrity Net Worth yang dikonfirmasi oleh Senat, kekayaan bersih Janet Yellen sebesar USD16 juta. Sumbernya dari kepemilikan saham, ceramah dan berbagai posisi di pemerintahan. Saat dia menjabat, dia melepaskan kepemilikan di perusahaan seperti Pfizer, Conoco Phillips dan AT&T. Antara tahun 2018 dan 2020, Yellen memperoleh USD7 juta dari 50 kesempatan menjadi pembicara di sejumlah tempat.

Baca juga: Dikabarkan Kena OTT KPK, Intip Harta Kekayaan Bupati Pemalang

4. Kolektor perangko bernilai ratusan juta

Janet Yellen punya hobi filateli yaitu mengoleksi perangko dan benda pos lainnya. Sebagai filatelis, koleksi Yellen ditaksir senilai USD15.000-50.000 atau setara Rp220-734 juta.

5. Punya satu anak dan suami peraih Nobel

Janet Yellen menikah dengan ekonom yang juga peraih hadiah Nobel bernama George A Akerlof. Mereka bertemu saat Yellen berkarir di The Fed. Pasangan ini memiliki seorang anak bernama Robert Akerlof yang mengikuti jejak orangtuanya dengan menjadi profesor riset di bidang ekonomi.
(mg / khofidhotul umah)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Rekomendasi
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Berita Terkini
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved