Begini Cara Rekind Dorong Penguatan Budaya Anti Suap

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 23:03 WIB
loading...
Begini Cara Rekind Dorong...
Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali mengadakan kegiatan sosialisasi Integrasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan Fraud Control System (FCS) kepada karyawan.

Langkah ini untuk meningkatkan integritas dan penguatan sistem pengendalian internal serta penguatan budaya anti suap di lingkungan Rekind.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen karyawan untuk mendukung implementasi anti penyuapan di lingkungan kerja Rekind.

Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih menyebut, fraud atau kecurangan adalah suatu tindakan yang disengaja oleh satu individu atau lebih yang melibatkan tipu muslihat untuk memperoleh suatu keuntungan secara tidak adil dan/atau melanggar hukum.

Penyuapan menawarkan, menjanjikan, memberikan, menerima atau meminta keuntungan yang tidak semestinya dari nilai apapun, berupa keuangan dan non keuangan, baik secara langsung maupun tidak langsung, merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan anti penyuapan yang berlaku di Indonesia dan oleh sistem manajemen anti penyuapan yang dirancang oleh Rekind.

“Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan merupakan suatu keputusan strategis bagi perusahaan yang dapat membantu perusahaan guna meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan serta menyediakan dasar yang kuat untuk inisiatif pembangunan berkelanjutan,” ujar Triyani, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Bupati Pemalang Diduga Terlibat Suap Pengadaan hingga Lelang Jabatan

Metode SMAP menggunakan pendekatan proses sebagai dasar pengembangan manajemen anti penyuapan yang dikorelasikan dengan aktivitas organisasi dan sumber daya manusia sebagai input yang diproses menjadi output.

Efektifitasnya terletak pada pengelolaan sejumlah proses organisasi secara sistematis dan memberikan nilai tambah secara berkelanjutan melalui metode Plan, Do, Check, Act (PDCA).

“SMAP merupakan sistem manajemen yang dianggap terbaik dan dijadikan standar internasional untuk mengantisipasi praktik suap dengan menerapkan sistem komunikasi yang mewajibkan semua orang dalam suatu organisasi paham standard operating procedure SMAP,” tuturnya.

Baca juga: KPK Sebut Pegawai Pajak Jatim Diduga Terima Suap Hampir Rp1 Miliar

Dia menambahkan, pelaksanaan SMAP yang berbasis manajemen risiko membantu mengidentifikasi risiko penyuapan dan mengambil langkah mitigasi yang tepat untuk mengendalikan risiko dalam rangka mencegah terjadinya penyuapan yang tidak diatur secara detail dalam SMAP.

Dari segi bisnis, sambung Triyani, SMAP dapat mengurangi potensi kerugian finansial. Dengan demikian, proses bisnis di perusahaan akan semakin efisien dan dapat meningkatkan daya saing Rekind dalam kancah pertarungan bisnis.

Menurut dia, sebuah organisasi yang dikelola dengan baik diharapkan memiliki kebijakan kepatuhan yang baik dengan didukung oleh sistem manajemen yang tepat dalam mematuhi kewajiban hukum dan komitmen tinggi terhadap integritas perusahaan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Keseret Kasus Suap, Purbaya: Tunggu Putusan Sidang
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Suap, Ini Kata Purbaya
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Miliarder F1 Singapura...
Miliarder F1 Singapura Didenda Rp376 Juta Keseret Skandal Suap Eks Menteri, Tapi Bebas dari Penjara
Berkomitmen Anti Suap,...
Berkomitmen Anti Suap, Begini Jurus Langkah Waskita Karya
KPK Periksa Anak Buah...
KPK Periksa Anak Buah Bahlil Soal Dugaan Suap Gubernur Maluku Utara
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Bukan Uang Tunai, Suap...
Bukan Uang Tunai, Suap Kasus Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Kepingan Logam Emas!
Rekomendasi
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved