Wanti-wanti Ramalan 60 Negara Terancam Kelaparan, Indonesia Termasuk?
Senin, 15 Agustus 2022 - 19:08 WIB
loading...
Ramalan IMF (International Monetary Fund) setidaknya bakal ada 60 negara yang terancam kelaparan tahun depan, begini strategi Kementan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang mengatakan, bahwa tahun depan ramalan IMF (International Monetary Fund) setidaknya bakal ada 60 negara yang terancam kelaparan .
Baca Juga: Mentan SYL Sebut Krisis Pangan di Depan Mata, Bupati Diminta Kencangkan Sabuk Pengaman
Bambang menjelaskan, hal itu disebabkan dari banyaknya krisis yang saat ini tengah melanda, seperti perubahan iklim, kondisi geopolitik yang memanas, hingga wabah penyakit seperti Covid-19 maupun PMK (penyakit mulut dan kuku).
"IMF telah mewarning kepada dunia bahwa akan ada sekitar 60 negara yang terancam kelaparan, yang disebut sebagai kegelapan nyata, atau dark signifikan," ujar Bambang sambutannya pada apel bersama jajaran Kementan secara virtual, Senin (15/8/2022).
Diterangkan juga bahwa ada 3 strategi Kementan yang bakal dilakukan, pertama menjaga inflasi pangan, melakukan substitusi impor, dan menggencarkan ekspor.
"Untuk menekan inflasi pangan kita cermati dengan baik, komoditas apa yang mejadi penyumbang inflasi terbesar, seperti misalnya cabai untuk kita mitigasi bersama, dengan meningkatan mutu dan produktivitas," sambungnya.
Baca Juga: Mentan SYL Ungkap Peran Sektor Pangan buat Perekonomian
Baca Juga: Mentan SYL Sebut Krisis Pangan di Depan Mata, Bupati Diminta Kencangkan Sabuk Pengaman
Bambang menjelaskan, hal itu disebabkan dari banyaknya krisis yang saat ini tengah melanda, seperti perubahan iklim, kondisi geopolitik yang memanas, hingga wabah penyakit seperti Covid-19 maupun PMK (penyakit mulut dan kuku).
"IMF telah mewarning kepada dunia bahwa akan ada sekitar 60 negara yang terancam kelaparan, yang disebut sebagai kegelapan nyata, atau dark signifikan," ujar Bambang sambutannya pada apel bersama jajaran Kementan secara virtual, Senin (15/8/2022).
Diterangkan juga bahwa ada 3 strategi Kementan yang bakal dilakukan, pertama menjaga inflasi pangan, melakukan substitusi impor, dan menggencarkan ekspor.
"Untuk menekan inflasi pangan kita cermati dengan baik, komoditas apa yang mejadi penyumbang inflasi terbesar, seperti misalnya cabai untuk kita mitigasi bersama, dengan meningkatan mutu dan produktivitas," sambungnya.
Baca Juga: Mentan SYL Ungkap Peran Sektor Pangan buat Perekonomian
Lihat Juga :