Holding BUMN Pangan Perkuat Sektor Perikanan Hulu hingga Hilir

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 22:00 WIB
loading...
Holding BUMN Pangan Perkuat Sektor Perikanan Hulu hingga Hilir
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Holding BUMN Pangan terus memperkuat sektor perikanan dari hulu hingga hilir. ID Food mendorong pembangunan ekosistem hulu dan hilir.

"Sektor perikanan memiliki potensi besar di Indonesia," ujar Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan melalui pernyataan resminya, Jumat (18/8/2022).

Baca Juga: Distribusi Minyakita di Indonesia Timur Capai 744.000 Liter

Khusus hulu sektor perikanan, ID Food menyediakan prasarana pendukung di area Pelabuhan Perikanan Muara Baru seluas sekitar 100 hektare, terdiri atas 70 hektare lahan dan 30 hektare kolam perairan untuk tambat labuh tempat nelayan menyandar.

Selain itu, ID Food menyediakan cold storage untuk prasarana nelayan dan pelaku usaha perikanan dengan kapasitas 5.000 ton khusus di Pelabuhan Perikanan Muara Baru. Lalu, penyediaan air bersih, listrik, dan BBM docking kapal nelayan untuk membantu para nelayan.

Di hilir sektor perikanan, lanjut Frans, ID Food Group dipercaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengelola Pasar Ikan Modern Muara Baru yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Maret 2019.

"Untuk mengantisipasi krisis pangan, kondisi pangan di Indonesia harus pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat, ID Food group memiliki amanah dari negara untuk memajukan pangan dalam negeri," tutur dia.

Senada, Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero) atau Perindo, Sigit Muhartono, mengatakan ketahanan sektor perikanan merupakan salah satu upaya mewujudkan kedaulatan pangan. Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman dinilai bisa menjadi sentra perikanan terbesar.

Baca Juga: Isu Pangan Jadi Sorotan, Bagaimana Insan BUMN Jaga Reputasi Perusahaan?

Tercatat, total mitra nelayan perusahaan di seluruh Indonesia mencapai 1.400 nelayan. Sigit mengungkapkan produk ikan yang diserap dari nelayan ini merupakan bahan baku yang akan dilakukan pengolahan sebelum dijual.

Dalam proses pengolahan, Perikanan Indonesia akan fokus ke arah hilirisasi produk untuk memaksimalkan nilai tambah. Untuk mendukung ekosistem perikanan yang berkelanjutan, perseroan didukung dengan infrastruktur penunjang di seluruh cabang di Indonesia. Infrastruktur yang dimaksud yakni unit pengolahan ikan, cold storage, air blast freezer, pabrik es, docking kapal, hingga pelabuhan perikanan berkelas samudera dan nusantara.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1064 seconds (10.177#12.26)