Kuota Jebol, Menteri ESDM Ungkap Skenario Kenaikan Harga BBM Subsidi
Rabu, 24 Agustus 2022 - 17:54 WIB
loading...
Menteri ESDM Arifin Tasrif. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan skenario kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Nantinya skema hitungan kenaikan harga BBM diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden mengingkan agar kenaikan harga BBM subsidi tidak berpengaruh inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. "Kita ada range-range sekian, berapa dampaknya ini perlu kajian dengan kementerian terkait," kata Arifin dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR, di Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Beri 2 Pilihan Jika Tak Mau Harga BBM Subsidi Naik
Pihaknya juga sedang menghitung penambahan kuota BBM Pertalite dan Solar subsidi, yang mana dipastikan melebihi kuota yang ditetapkan. Adapun pendambahan akan dibarengi dengan program-program pembatasan Pertalite agar penggunaannya lebih tepat sasaran.
Berdasarkan laporan, sampai Juli 2022, kuota BBM Pertalite tersisa 6,2 juta kilolieter (kl) sampai akhir tahun mencapai 23 juta kl. Sementara untuk konsumsi Solar subsidi hingga Juli 2022 sudah mencapai 9,9 juta kl dari kuota tahun ini sebesar 14,91 juta kl. Dengan begitu, maka sisa kuota Solar subsidi hingga Juni tinggal 5,01 juta kl.
Presiden mengingkan agar kenaikan harga BBM subsidi tidak berpengaruh inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. "Kita ada range-range sekian, berapa dampaknya ini perlu kajian dengan kementerian terkait," kata Arifin dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR, di Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Beri 2 Pilihan Jika Tak Mau Harga BBM Subsidi Naik
Pihaknya juga sedang menghitung penambahan kuota BBM Pertalite dan Solar subsidi, yang mana dipastikan melebihi kuota yang ditetapkan. Adapun pendambahan akan dibarengi dengan program-program pembatasan Pertalite agar penggunaannya lebih tepat sasaran.
Berdasarkan laporan, sampai Juli 2022, kuota BBM Pertalite tersisa 6,2 juta kilolieter (kl) sampai akhir tahun mencapai 23 juta kl. Sementara untuk konsumsi Solar subsidi hingga Juli 2022 sudah mencapai 9,9 juta kl dari kuota tahun ini sebesar 14,91 juta kl. Dengan begitu, maka sisa kuota Solar subsidi hingga Juni tinggal 5,01 juta kl.
Lihat Juga :