Diguyur Rp111 Triliun, Indonesia Akan Berbagi Pengelolaan Pelabuhan Belawan dengan Perusahaan UEA
Kamis, 25 Agustus 2022 - 14:34 WIB
loading...
Indonesia akan berbagi pengelolaan Pelabuhan Belawan dengan perusahaan asal UEA. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Investment Authority ( INA ) mencatat nilai investasi pengelolaan Belawan New Container Terminal (BNCT) mencapai USD7,5 miliar atau setara Rp111 triliun (kurs Rp14.800). Nilai ini berasal dari kesepakatan INA dan perusahaan logistik multinasional asal Uni Emirate Arab, Dubai Ports World.
Baca juga: Percepatan Pembangunan Jalan Tol, INA Kucurkan Rp53,8 Triliun
Saat ini PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan INA resmi menandatangani perjanjian kerja sama ihwal pengelolaan BNCT. Ketua Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah menyebut pengelolaan BNCT menjadi implementasi perjanjian bisnis strategis dengan DP World.
Kolaborasi tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan maritim dan logistik di Indonesia. Lalu, meningkatkan kualitas pengoperasian pelabuhan, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan daya saing Indonesia.
Sektor maritim dan kepelabuhanan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Menjadikan Pelabuhan Belawan sebagai pintu gerbang maritim, akan memberikan efek berantai yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Pulau Sumatra.
Baca juga: Percepatan Pembangunan Jalan Tol, INA Kucurkan Rp53,8 Triliun
Saat ini PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan INA resmi menandatangani perjanjian kerja sama ihwal pengelolaan BNCT. Ketua Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah menyebut pengelolaan BNCT menjadi implementasi perjanjian bisnis strategis dengan DP World.
Kolaborasi tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan maritim dan logistik di Indonesia. Lalu, meningkatkan kualitas pengoperasian pelabuhan, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan daya saing Indonesia.
Sektor maritim dan kepelabuhanan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Menjadikan Pelabuhan Belawan sebagai pintu gerbang maritim, akan memberikan efek berantai yang sangat positif bagi perkembangan ekonomi Pulau Sumatra.
Lihat Juga :