Jerman Selangkah Lagi Tinggalkan Gas Rusia, Stok Penyimpanan Makin Penuh
Senin, 29 Agustus 2022 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Jerman tengah berlomba untuk mengisi penyimpanan gas tepat waktu sebagai persiapan menghadapi musim dingin setelah Rusia secara drastis memotong aliran gas melalui pipa utama Nord Stream. Pasokan seret Rusia memicu kenaikan harga dan memperburuk krisis energi terburuk di Eropa dalam beberapa dekade.
Koalisi yang berkuasa di Berlin telah mengamanatkan bahwa fasilitas penyimpanan gas ditargetkan mencapai 85% pada Oktober dan 95% saat memasuki November.
Baca Juga: 3 Negara yang Bisa Menggantikan Suplai Gas Rusia ke Eropa
Sementara itu pada bulan ini Gazprom PJSC mengumumkan akan berhenti mengirimkan gas ke Eropa melalui Nord Stream selama tiga hari mulai Rabu, depan. Tetapi Habeck mengatakan, Jerman seharusnya sudah hampir mencapai target Oktober saat itu.
"Perusahaan kemudian akan dapat menarik gas di fasilitas penyimpanan seperti yang direncanakan selama musim dingin untuk juga memasok industri dan rumah tangga," katanya.
Koalisi yang berkuasa di Berlin telah mengamanatkan bahwa fasilitas penyimpanan gas ditargetkan mencapai 85% pada Oktober dan 95% saat memasuki November.
Baca Juga: 3 Negara yang Bisa Menggantikan Suplai Gas Rusia ke Eropa
Sementara itu pada bulan ini Gazprom PJSC mengumumkan akan berhenti mengirimkan gas ke Eropa melalui Nord Stream selama tiga hari mulai Rabu, depan. Tetapi Habeck mengatakan, Jerman seharusnya sudah hampir mencapai target Oktober saat itu.
"Perusahaan kemudian akan dapat menarik gas di fasilitas penyimpanan seperti yang direncanakan selama musim dingin untuk juga memasok industri dan rumah tangga," katanya.
Lihat Juga :