Aksi JULO Restrukturisasi Pinjaman Ribuan Nasabah di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 01 Juli 2020 - 10:53 WIB
loading...
Aksi JULO Restrukturisasi...
Fintech P2P Lending JULO telah restrukturisasi pinjaman ibuan nasabah yang terdampak pandemi dan masih memfasilitasi permohonan dari nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran cicilan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah menghantam berbagai sektor, dari yang awalnya krisis kesehatan hingga merambat ke perekonomian. Kondisi ini mendorong perusahaan Fintech P2P Lending PT JULO Teknologi Finansial (JULO) untuk melakukan aksi nyata restrukturisasi dan apresiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabahnya.

JULO, perusahaan teknologi finansial yang baru saja mendapatkan izin permanen dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan Mei 2020 telah melakukan beberapa aksi nyata untuk membantu para nasabah yang kesulitan membayar cicilan karena terdampak COVID-19. JULO secara resmi mengantongi izin usaha penyelenggara layanan pinjam meminjam sesuai surat OJK nomor KEP-16/D.05/2020 pada 19 Mei 2020.

(Baca Juga: Penyaluran Pinjaman Fintech Naik 208,83% Capai Rp102,53 Triliun )

Hingga bulan Juni 2020, JULO telah melakukan restrukturisasi pinjaman kepada ribuan nasabah yang terdampak pandemi dan saat ini masih memfasilitasi permohonan restrukturisasi dari nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran cicilan. Proses restrukturisasi sendiri melalui tahap verifikasi yang ketat dan juga persetujuan dari pihak Pemberi Pinjaman di platform JULO.

"Pandemi Covid-19 memukul sebagian besar lapisan masyarakat Indonesia, termasuk juga sejumlah nasabah JULO. Kami harap fasilitas restrukturisasi pinjaman menjadi solusi untuk meringankan beban finansial nasabah yang benar-benar membutuhkan di masa sulit ini," ungkap CEO & Co Founder JULO, Adrianus Hitijahubessy.

Tidak berhenti pada restrukturisasi pinjaman saja, PT JULO Teknologi Finansial (JULO) juga memberikan apresiasi terhadap nasabah yang memiliki riwayat pembayaran baik dan tetap melakukan kewajiban membayar cicilan di masa sulit seperti ini. Aksi pemberian Paket Semangat pada akhir Juni 2020 lalu sempat mendapat respons positif di media sosial.

"Terima kasih untuk JULO yang telah memberikan saya paket ini, sangat bermanfaat untuk saya gunakan untuk kondisi new normal ini. Semoga JULO semakin sukses ke depannya," ujar salah satu nasabah penerima Paket Semangat, Untung Sugianto.

Di samping menjalin relasi dengan nasabah, apresiasi tersebut merupakan bentuk edukasi finansial dari JULO kepada masyarakat agar bijak dalam meminjam.

(Baca Juga: Potensi Fintech Bagi Optimalisasi Penyaluran Bansos Pemerintah )

Selain dua aksi di atas, JULO telah memfasilitasi pembayaran cicilan secara daring melalui m-banking, internet banking, untuk memudahkan para nasabah melakukan pembayaran dari rumah. JULO juga menghadirkan solusi pembayaran Piutang Parsial untuk meringankan pembayaran cicilan bulanan dimana nasabah dapat membayar cicilan sedikit demi sedikit agar tidak kesulitan saat datangnya tanggal jatuh tempo.

Kegiatan-kegiatan yang telah disebutkan di atas merupakan bentuk kepedulian JULO selama Pandemi COVID-19 dan bagian dari komitmen PT JULO Teknologi Finansial untuk memberikan layanan terbaik untuk seluruh nasabahnya. JULO selalu berusaha memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia sejak pertama kali didirikan di akhir tahun 2016 silam.

Di bulan Ramadhan lalu, JULO melakukan aksi bakti sosial dengan turun langsung ke lapangan untuk membagikan paket sembako kepada pekerja harian yang ekonominya terdampak oleh pandemi COVID-19. Lebih lanjut Adrianus menyakini, Indonesia pasti bisa melewati masa pandemi ini apabila setiap pihak turut berkontribusi menjalankan perannya masing-masing.

"Sejak awal hadir di Indonesia, JULO dibangun oleh anak bangsa Indonesia, dan ditujukan kembali untuk masyarakat Indonesia. Di samping visi kami mendukung inklusi keuangan di Indonesia; aksi JULO Peduli Covid, baik dalam bentuk restrukturisasi pinjaman, apresiasi good customers, maupun donasi kepada masyarakat merupakan peran aktif JULO untuk membantu masyarakat secara finansial di masa krisis," tutup Adrianus.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Empat Tahun Berturut-turut,...
Empat Tahun Berturut-turut, Bibit.id Raih Penghargaan Kemenkeu
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Di WEF 2026, Dirut BRI...
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Rekomendasi
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved