Luhut Bagi Kabar Baik: Status Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Rabu, 01 Juli 2020 - 15:12 WIB
loading...
Luhut Bagi Kabar Baik:...
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membagikan kabar baik mengenai ekonomi Indonesia. Di tengah tekanan pandemi COvid-19, Luhut mengatakan, Bank Dunia (World Bank) menaikkan status ekonomi Indonesia menjadi upper middle income country dari sebelumnya lower middle income country.

"Saya sampaikan berita baik bahwa Indonesia diumumkam oleh World Bank telah naik dari lower middle income country menjadi upper middle income country," tutur Luhut, dalam acara peluncuran gerakan "Bangga Buatan Indonesia", di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

(Baca Juga: Luhut Tegaskan Ekonomi Harus Jalan Biar Rakyat Tak Kelaparan)

Luhut pun mengaku terkejut dengan kabar tersebut karena hal itu berarti Bank Dunia melihat naiknya pendapatan orang Indonesia per tahun. Terlebih, kata Luhut, informasi itu disampaikan di tengah pandemi Covid-19. "Saya kaget karena mengumumkannya saat keadaan seperti ini," cetus Luhut.

Terkait dengan gerakan "Bangga Buatan Indonesia" yang diluncurkan, dia mengatakan akan terus meningkatkan penggunaan produk Indonesia agar hal itu menjadi kekuatan ekonomi Indonesia dalam menghadapi new normal.

"Kita harus bekerja sama mengembangkan produk dalam negeri yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestik. Tagar 'semuaadadisini' ini menunjukkan optimisme tinggi bahwa Indonesia mampu memproduksi semua kebutuhan kita," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved