Erick Thohir: UMKM adalah Pembuka Lapangan Kerja
Kamis, 01 September 2022 - 20:14 WIB
loading...
Erick Thohir terus mendorong UMKM untuk go online. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan pentingnya usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) dalam konstelasi perekonomian nasional, sebab menurutnya UMKM adalah pembuka lapangan kerja di Indonesia.
Baca juga: Erick Thohir Masuk Tiga Besar Bursa Cawapres 2024 di Musra Jawa Barat
“UMKM adalah pembuka lapangan kerja di Indonesia. Dunia sekarang sudah sangat berubah, kalau kita tidak beradaptasi, tidak mengerti digital, nanti kita tidak akan maju," ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (1/9/2022).
Hal tersebut disampaikan Erick dalam kick-off 30.000 UMKM BUMN Go Online. Selain itu dilaksanakan pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk 30.000 UMKM, termasuk untuk 600 nasabah PNM Mekaar, serta sesi berbagi kiat-kiat berusaha dari pelaku UMKM yang telah ‘go international’.
Dia menuturkan, dengan UMKM yang masuk ke ranah digital, diharapkan kesejahteraan masyarakat serta ekonomi kerakyatan menjadi maju dan meningkat.
"Karena digital ini akan membuat lapangan pekerjaan dan jenis usaha berubah. Kita harus saling membantu, kalau tidak kita hanya jadi penonton saja. Apalagi di era digital seperti sekarang,” tutur Erick.
Sementara itu, Corporate Secretary PT Permodalan Nasional Madani Dodot Patria Ary menyatakan akan melakukan pelatihan daring secara gratis dan asistensi kepada 30.000 pelaku UMKM binaan BUMN di seluruh Indonesia dengan melibatkan para ahli di bidang e-commerce untuk mendorong para UMKM memasarkan produk secara daring dan mengoptimalkan performansi UMKM.
Baca juga: Erick Thohir Masuk Tiga Besar Bursa Cawapres 2024 di Musra Jawa Barat
“UMKM adalah pembuka lapangan kerja di Indonesia. Dunia sekarang sudah sangat berubah, kalau kita tidak beradaptasi, tidak mengerti digital, nanti kita tidak akan maju," ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (1/9/2022).
Hal tersebut disampaikan Erick dalam kick-off 30.000 UMKM BUMN Go Online. Selain itu dilaksanakan pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk 30.000 UMKM, termasuk untuk 600 nasabah PNM Mekaar, serta sesi berbagi kiat-kiat berusaha dari pelaku UMKM yang telah ‘go international’.
Dia menuturkan, dengan UMKM yang masuk ke ranah digital, diharapkan kesejahteraan masyarakat serta ekonomi kerakyatan menjadi maju dan meningkat.
"Karena digital ini akan membuat lapangan pekerjaan dan jenis usaha berubah. Kita harus saling membantu, kalau tidak kita hanya jadi penonton saja. Apalagi di era digital seperti sekarang,” tutur Erick.
Sementara itu, Corporate Secretary PT Permodalan Nasional Madani Dodot Patria Ary menyatakan akan melakukan pelatihan daring secara gratis dan asistensi kepada 30.000 pelaku UMKM binaan BUMN di seluruh Indonesia dengan melibatkan para ahli di bidang e-commerce untuk mendorong para UMKM memasarkan produk secara daring dan mengoptimalkan performansi UMKM.
Lihat Juga :