Industri GameFI Bernilai USD2,8 Miliar Diyakini Jadi Kunci Ekonomi Asia

Jum'at, 02 September 2022 - 03:32 WIB
loading...
Industri GameFI Bernilai...
Popularitas game blockchain atau Web3 terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Potensi pertumbuhan yang eksponensial ini diyakini bisa menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi di Asia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Proyek teknologi berbasis blockchain menikmati pengembangan tanpa henti, karena ide-ide yang lebih inovatif terus diperkenalkan. Dan salah satu produk yang paling banyak diminati adalah game yang mendukung Web3.

Laporan Absolute Reports memproyeksikan pertumbuhan besar-besaran untuk industri GameFi dalam enam tahun ke depan. Penelitian ini mengungkap industri game play-to-earn non-fungible token (NFT) diproyeksikan bernilai USD2,8 miliar dalam rentang waktu dari 2022–2028.

Baca Juga: Simak Nih Ada Program Magang 6 Bulan Buat Memahami Aset Kripto, Blockhain hingga DeFI

Popularitas game blockchain atau Web3 terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Potensi pertumbuhan yang eksponensial ini diyakini oleh Thetan Arena, platform game berbasis blockchain, bisa menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi di Asia.

Nguyen Dinh Khanh, CEO Wolffun Game yang mewakili Thetan Arena, berbicara mengenai potensi game Web3 di festival kripto terbesar di Asia, Coinfest Asia 2022. Khanh mengungkap game Web3 punya potensi dalam peningkatan ekonomi di Asia dengan mendorong adopsi teknologi blockchain dan aset kripto yang lebih luas.

Dalam topik diskusi Coinfest Asia 2022 yang bertajuk β€œIs Web3 Gaming The Rising Economy in Asia?,” Khanh bersama perwakilan Metabase dan YGG Sea juga membahas tentang bagaimana pengguna baru dapat bergabung dalam ekosistem game Web3, tanpa banyak kesulitan. Hal ini diperlukan untuk menghapus hambatan besar dan menciptakan ekosistem yang inklusif.

Game blockchain sebagai platform yang menghasilkan bagi non-gamer juga diangkat dalam diskusi. Menurut Khanh, itulah aspek penting yang membantu komunitas game blockchain membuka dirinya menerima semua orang dengan berbagai latar belakang untuk bergabung dengan sektor ini dan mencari peluang baru.

Khanh bertekad untuk memproduksi game Web3 tingkat dunia yang akan menempatkan nama-nama pengembang Vietnam di peta industri game, maka terciptalah Thetan Arena. Game ini telah berkali-kali masuk dalam daftar di antara proyek GameFi teratas, yang terbaru sebagai salah satu pemenang dengan label "Most Popular MOBA Game on BNB Chain."

Thetan Arena pun menciptakan ekosistem game Web3 yang inklusif dan mudah diakses oleh semua orang. Game bergenre Multiplayer online battle arena (MOBA) ini mengenalkan sistem Free-to-Play dan Play-to-Earn yang diimplementasikan untuk membantu pengguna baru memulai permainan.

Baca Juga: Teknologi Blockchain Dorong Perekonomian Digital di Indonesia

Setiap pemain Thetan Arena akan diberikan tiga hero gratis dengan masing-masing skills tertentu, ketika mereka pertama kali bergabung dalam permainan. Karakter atau hero tersebut membuka pintu untuk banyak pengalaman bermain game.

Pengguna dapat dengan mudah membiasakan diri dengan gameplay dari Thetan Arena, sebelum melanjutkan menjelajahi marketplace, tokenomics, dan akhirnya sistem penghasilan.

Thetan Arena memiliki mode permainan menarik yang memiliki mekanisme pertempuran yang seimbang. Oleh karena itu, mereka menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi semua pemain. Game ini juga melibatkan item NFT yang bisa menjadi elemen kunci dengan memainkan permainan dan jual di marketplace untuk menghasilkan uang.

Game Thetan Arena sudah memiliki lebih dari 26 juta pemain aktif di platformnya. Game Web3 ini sudah tersedia dan bisa dimainkan gratis di perangkat Android, iOS dan komputer/PC.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved