Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Capai Rp13,6 Triliun di 2022, Buat Apa Saja?
Jum'at, 02 September 2022 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
"Itu batas minimalnya, saya pikir masih sangat longgar waktu, dan masih dimungkinkan penggunaan dana desa melebihi pagu yang ada, dan itu boleh," tukasnya.
Nantinya dana tersebut terbagi dalam penggunaanya, seperti untuk pembangunan infrastruktur di lokasi ketahanan pangan, bantuan sosial kepada kelompok tani, pemberdayaan kelompok tani, hingga penambahan modal usaha Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes unit usaha ketahanan pangan.
"Ada Bumdes sekitar 16.155 Bumdes yang memiliki unit usaha pangan, kemudian jumlah tenaga kerja yang terserap sudah 100.900," urainya.
Gus Halim menjelaskan keuntungan yang dihasilkan oleh Bumdes ini juga menurutnya masih cukup baik untuk memutar roda perekonomian masyarakat desa, sehingga pemilihan ekonomi bisa terus berjalan ditingkat desa. "Omzet Bumdes pangan per satu tahun terkahir berjumlah Rp990,5 miliar dari 16.155 Bumdes," sebut Gus Halim.
Baca juga: Desa Hantu Kekaisaran Romawi Ditemukan Setelah 2.000 Tahun Menghilang
Nantinya dana tersebut terbagi dalam penggunaanya, seperti untuk pembangunan infrastruktur di lokasi ketahanan pangan, bantuan sosial kepada kelompok tani, pemberdayaan kelompok tani, hingga penambahan modal usaha Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes unit usaha ketahanan pangan.
"Ada Bumdes sekitar 16.155 Bumdes yang memiliki unit usaha pangan, kemudian jumlah tenaga kerja yang terserap sudah 100.900," urainya.
Gus Halim menjelaskan keuntungan yang dihasilkan oleh Bumdes ini juga menurutnya masih cukup baik untuk memutar roda perekonomian masyarakat desa, sehingga pemilihan ekonomi bisa terus berjalan ditingkat desa. "Omzet Bumdes pangan per satu tahun terkahir berjumlah Rp990,5 miliar dari 16.155 Bumdes," sebut Gus Halim.
Baca juga: Desa Hantu Kekaisaran Romawi Ditemukan Setelah 2.000 Tahun Menghilang
Lihat Juga :