80 Startup RI Disiapkan Jadi Perusahaan Raksasa Teknologi
Selasa, 06 September 2022 - 11:53 WIB
loading...
Pemerintah akan memfasilitasi pertemuan 80 startup dengan para perusahaan modal ventura dan sejumlah mitra bisnis ternama. Pertemuan ini digelar dalam HUB.ID Summit di Nusa Dua, Badung, Bali. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akan memfasilitasi pertemuan 80 startup dengan para perusahaan modal ventura dan sejumlah mitra bisnis ternama. Pertemuan ini digelar dalam HUB.ID Summit di Nusa Dua, Badung, Bali.
Baca Juga: Menakar Risiko Pemblokiran Platform Digital Terhadap Ekonomi Digital
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyebut, 80 perusahaan rintisan tersebut telah diseleksi dan dipilih pihaknya. Harapannya, partisipasi itu dapat menjajaki peluang kerja sama terutama dari segi pendanaan.
Pemerintah, lanjut Semuel meyakini, bahwa Indonesia berpotensi mendirikan perusahaan teknologi raksasa . Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melihat potensi tersebut dengan memfasilitasi startup dengan perusahaan modal ventura dan sejumlah mitra bisnis.
“Kami percaya startup (di Indonesia) memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi tech giant (perusahaan teknologi yang besar). Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar HUB.ID Summit sebagai hub untuk menghubungkan startup tingkat awal, modal ventura, dan mitra bisnis, untuk menjajaki peluang kolaborasi dan investasi,” ujar Semuel saat memberi sambutan pada acara pembukaan HUB.ID Summit dikutip Selasa (6/9/2022).
Ia menyampaikan, pihaknya telah mengkurasi 80 startup untuk kegiatan temu bisnis tersebut. Puluhan startup itu bergerak di berbagai bidang, antara lain teknologi dan kesehatan, layanan publik, e-commerce, dan web 3.0.
Startup yang terpilih itu di antaranya Chickin, Dagangan, DOTX, Duitin, Eratani, Fishlog, Gajiku, Gorrywell, Hipajak, Jejakin, Klinik Pintar, Legalku, Mall Sampah, NOBI, Soul Parking, Teman Pasar, Verihubs, dan ZI.Care.
Baca Juga: Menakar Risiko Pemblokiran Platform Digital Terhadap Ekonomi Digital
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyebut, 80 perusahaan rintisan tersebut telah diseleksi dan dipilih pihaknya. Harapannya, partisipasi itu dapat menjajaki peluang kerja sama terutama dari segi pendanaan.
Pemerintah, lanjut Semuel meyakini, bahwa Indonesia berpotensi mendirikan perusahaan teknologi raksasa . Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melihat potensi tersebut dengan memfasilitasi startup dengan perusahaan modal ventura dan sejumlah mitra bisnis.
“Kami percaya startup (di Indonesia) memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi tech giant (perusahaan teknologi yang besar). Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar HUB.ID Summit sebagai hub untuk menghubungkan startup tingkat awal, modal ventura, dan mitra bisnis, untuk menjajaki peluang kolaborasi dan investasi,” ujar Semuel saat memberi sambutan pada acara pembukaan HUB.ID Summit dikutip Selasa (6/9/2022).
Ia menyampaikan, pihaknya telah mengkurasi 80 startup untuk kegiatan temu bisnis tersebut. Puluhan startup itu bergerak di berbagai bidang, antara lain teknologi dan kesehatan, layanan publik, e-commerce, dan web 3.0.
Startup yang terpilih itu di antaranya Chickin, Dagangan, DOTX, Duitin, Eratani, Fishlog, Gajiku, Gorrywell, Hipajak, Jejakin, Klinik Pintar, Legalku, Mall Sampah, NOBI, Soul Parking, Teman Pasar, Verihubs, dan ZI.Care.
Lihat Juga :