Sri Mulyani Suntik BUMN Rp41,31 Triliun, Erick Thohir: Masih Kurang
Kamis, 08 September 2022 - 12:58 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, PMN yang dialokasikan Kemenkeu masih kurang. Sebelumnya Kemenkeu menyetujui PMN tahun anggaran 2023 untuk sejumlah BUMN sebesar Rp41,31 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2023 untuk sejumlah BUMN sebesar Rp41,31 triliun. Jumlah ini lebih kecil dari yang diajukan yakni Rp67,82 triliun.
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, PMN yang dialokasikan Kemenkeu masih kurang. Lantaran, ada sejumlah program penugasan pemerintah yang dijalankan BUMN memerlukan pendanaan yang cukup besar.
Baca Juga: Temui Pimpinan BPK, Erick Thohir Beberkan Pelaksanaan PMN BUMN
Lalu anggaran beberapa proyek strategis yang masih bersifat terbuka. Misalnya anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dalam proses audit BPKP dan Komite KCJB lantaran adanya cost overrun atau pembengkakan biaya.
Selain itu, ada potensi kebutuhan PMN lainnya bagi BUMN yang masih mengalami dampak Covid-19, terutama di cluster pariwisata dan pendukung.
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, PMN yang dialokasikan Kemenkeu masih kurang. Lantaran, ada sejumlah program penugasan pemerintah yang dijalankan BUMN memerlukan pendanaan yang cukup besar.
Baca Juga: Temui Pimpinan BPK, Erick Thohir Beberkan Pelaksanaan PMN BUMN
Lalu anggaran beberapa proyek strategis yang masih bersifat terbuka. Misalnya anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dalam proses audit BPKP dan Komite KCJB lantaran adanya cost overrun atau pembengkakan biaya.
Selain itu, ada potensi kebutuhan PMN lainnya bagi BUMN yang masih mengalami dampak Covid-19, terutama di cluster pariwisata dan pendukung.
Lihat Juga :