Harga Bapok Melonjak Imbas Harga BBM Naik, Inflasi Diramal Melesat ke 7,2%
Kamis, 08 September 2022 - 17:46 WIB
loading...
Pengamat Ekonomi menilai kenaikan harga BBM ( bahan bakar minyak) bersubsidi di tahun ini akan memicu lonjakan inflasi hingga menjadi 7,2%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai kenaikan harga BBM ( bahan bakar minyak) bersubsidi di tahun ini akan memicu lonjakan inflasi hingga menjadi 7,2%. Kenaikan harga BBM dikhawatirkan bakal turut mendorong lonjakan harga- harga bahan pokok di pasar tradisional.
Sampai Juli 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia sudah menyentuh 4,94%, terutama didorong oleh lonjakan harga-harga kebutuhan pokok di pasar. Adapun kelompok bahan makanan, minuman, dan tembakau sampai Juli menyumbang inflasi terbesar yaitu sebanyak 9,35%.
Baca Juga: Efek Harga BBM Mahal Mulai Terlihat, Harga Daging Ayam dan Cabai Naik
Kenaikan harga komoditas ini akan memicu inflasi lebih lanjut apabila kenaikan terus dibiarkan terjadi. Menurut Fahmy, kenaikan inflasi akan menggerus daya beli dan konsumsi masyarakat, sehingga mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi.
"Kenaikan harga juga akan berimbas pada harga kebutuhan pokok. Masyarakat miskin akan merasakan dampaknya, seperti harga yang naik padahal belum pernah memperoleh BBM subsidi sekalipun," tuturnya.
Sampai Juli 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia sudah menyentuh 4,94%, terutama didorong oleh lonjakan harga-harga kebutuhan pokok di pasar. Adapun kelompok bahan makanan, minuman, dan tembakau sampai Juli menyumbang inflasi terbesar yaitu sebanyak 9,35%.
Baca Juga: Efek Harga BBM Mahal Mulai Terlihat, Harga Daging Ayam dan Cabai Naik
Kenaikan harga komoditas ini akan memicu inflasi lebih lanjut apabila kenaikan terus dibiarkan terjadi. Menurut Fahmy, kenaikan inflasi akan menggerus daya beli dan konsumsi masyarakat, sehingga mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang terjadi.
"Kenaikan harga juga akan berimbas pada harga kebutuhan pokok. Masyarakat miskin akan merasakan dampaknya, seperti harga yang naik padahal belum pernah memperoleh BBM subsidi sekalipun," tuturnya.
Lihat Juga :