Diberondong Soal Masalah Asuransi, Bos OJK: Jangan Anggap Tak Punya Prospek Lagi

Kamis, 08 September 2022 - 19:37 WIB
loading...
Diberondong Soal Masalah...
Masalah asuransi mulai Jiwasraya hingga WanaArtha dipertanyakan Komisi XI ke OJK. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI mencecar anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dengan berbagai pertanyaan seputar industri asuransi. Industri asuransi memang sedang menjadi sorotan karena sejumlah permasalahan yang terjadi, seperti kasus Bumiputera, Asuransi Jasindo, sampai WanaArtha.

Baca juga: Dikejar Deadline, 37 Bank Belum Penuhi Modal Inti Rp3 Triliun

Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar Melchias Markus Mekeng mengungkapkan, saat ini banyak masalah terjadi di sektor industri keuangan non-bank (IKNB). Bahkan masalah ini sudah terjadi bertahun-tahun. Salah satu permasalahan yang tak kunjung selesai adalah Bumiputera.

"Bumiputera ini tidak mungkin di-bailout oleh pemerintah, karena pemegang polis itu pemegang sahamnya. OJK harus ambil sikap, tidak boleh dibiarkan lagi masalah ini terjadi," tukas Melchias saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR, Kamis (8/9/2022).

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad, meminta OJK untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan di tingkat deputi, kepala departemen, deputi direktur. Menurutnya evaluasi perlu dilakukan agar benang kusut yang terjadi dari periode ke periode bisa diselesaikan.

"Bagaimana mungkin kepolisian mengambil alih penanganan hukum terhadap WanaArtha dengan menetapkan tujuh tersangka. Ini menunjukkan bahwa OJK sangat lemah dalam pengawasan dan menggunakan pasal di UU tersebut, padahal punya otoritas yang kuat. Mohon dievaluasi pejabat di IKNB," jelasnya.

Selain itu, Kamrussamad juga meminta OJK untuk memperbarui informasi terkait Asuransi Jasindo serta menerangkan sejauh mana ketahanan lembaga jasa keuangan khususnya penjaminan.

"Kami mendapatkan informasi tentang RBC Jasindo yang sudah minus lebih dari 70% dan bagaimana dengan Askrindo dan bagaimana dengan Jamkrindo dan bagaimana dengan lembaga penjaminan yang lainnya, ini berdampak cukup dalam," ujarnya.

Dia menuturkan, jika tidak diantisipasi dari awal, maka akan berdampak kepada perbankan dan amat besar pengaruhnya di sektor perbankan.

"Ini perlu dipersiapkan dengan matang supaya tidak terjadi skandal baru di periode Pak Mahendra," tandasnya.

Sementar itu, Ketua DK OJK Mahendra Siregar memberikan tanggapan atas berbagai pernyataan yang dilontarkan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini peran dan kontribusi asuransi di perekonomian nasional tetap tinggi, meskipun masih berhadapan dengan banyak masalah.

"Namun jangan anggap asuransi ini tak punya prospek lagi. Ini masih besar potensinya, kelihatan dari angka faktual," terangnya.

Baca juga: Perbandingan Spesifikasi iPhone 14, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max

Mahendra menegaskan, jika dilihat dari governance dan aspek kecukupan modal, perusahaan asuransi masih dalam kondisi yang cukup baik.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
FIFGROUP Pamer Gedung...
FIFGROUP Pamer Gedung Mewah dan Atap Listrik Matahari!
Rekomendasi
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Berita Terkini
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved