Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Jum'at, 09 September 2022 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Asumsi produksi siap jual atau lifting gas bumi sebesar 1,1 juta barel setara minyak per hari, sedangkan asumsi lifting minyak bumi yang disepakati untuk tahun depan adalah sebesar 660.000 barel per hari. Asumsi lifting migas untuk 2023 adalah 1,76 juta BOEPD," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya tengah berupaya merealisasikan skema penyaluran penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Hal tersebut masuk dalam program pengendalian konsumsi BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi.
Skema pengaturan penyaluran BBM bersubsidi ini akan serupa dengan yang diterapkan melalui aplikasi MyPertamina. Terkait nelayan yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi akan didata sebagaimana pengguna kendaraan roda 4 yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi dan pembeliannya akan menggunakan QR Code.
Baca Juga: Legislator Golkar Sebut Wajar Harga BBM Naik
Tapi, skema penyaluran Solar utamanya untuk nelayan akan ada tambahan sedikit, yaitu harus terdaftar juga di koperasi. Setelah terdaftar, para nelayan baru bisa membeli BBM di tempat khusus semacam Pertashop. Koperasi ini kata Nicke penting karena supaya pendataan nelayan yang berhak bisa benar-benar tepat sasaran.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya tengah berupaya merealisasikan skema penyaluran penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. Hal tersebut masuk dalam program pengendalian konsumsi BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi.
Skema pengaturan penyaluran BBM bersubsidi ini akan serupa dengan yang diterapkan melalui aplikasi MyPertamina. Terkait nelayan yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi akan didata sebagaimana pengguna kendaraan roda 4 yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi dan pembeliannya akan menggunakan QR Code.
Baca Juga: Legislator Golkar Sebut Wajar Harga BBM Naik
Tapi, skema penyaluran Solar utamanya untuk nelayan akan ada tambahan sedikit, yaitu harus terdaftar juga di koperasi. Setelah terdaftar, para nelayan baru bisa membeli BBM di tempat khusus semacam Pertashop. Koperasi ini kata Nicke penting karena supaya pendataan nelayan yang berhak bisa benar-benar tepat sasaran.
Lihat Juga :