Rayakan HUT RCTI+ ke-3, Hary Tanoesoedibjo: Mari Kita Bangun Jadi Media Kebanggaan Indonesia

Senin, 12 September 2022 - 13:45 WIB
loading...
Rayakan HUT RCTI+ ke-3, Hary Tanoesoedibjo: Mari Kita Bangun Jadi Media Kebanggaan Indonesia
Hary Tanoesoedibjo mengatakan RCTI+ harus dibangun sebagai platform digital entertainment dan media yang bisa menjadi kebanggaan Indonesia. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Aplikasi RCTI+ hari ini merayakan ulang tahun ke-3. Super apps ini diluncurkan pada 2019, bertepatan dengan ulang tahun stasiun televisi RCTI milik MNC Group. RCTI+ menyajikan banyak hiburan dalam satu aplikasi, sehingga dapat dinikmati di mana saja dan kapan saja.

Perayaan HUT RCTI+ hari ini turut dihadiri Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Liliana Tanaja Tanoesoedibjo dan Valencia Tanoesoedibjo, jajaran direksi serta segenap punggawa RCTI+.

Pada kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo menyampaikan selamat kepada keluarga besar RCTI+ dan MNC Group atas bertambahnya usia.

"Saya ucapkan happy anniversary yang ketiga untuk RCTI+. Mari kita bangun RCTI+ sebagai platform digital entertainment dan media yang bisa menjadi kebanggaan Indonesia," kata Hary di MNC Studios Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (12/9/2022).

Baca juga: RCTI HUT ke-33, HT: Konsisten Menghibur Masyarakat Indonesia

Hary mengingatkan bahwa seiring bertambahnya usia perusahaan, tantangan terhadap media itu sendiri semakin bertambah. Namun, menurut dia hal itu tidak jadi masalah asalkan terus dapat belajar dan bertumbuh dalam berproses.

"Tantangannya banyak tapi bukan berarti tidak bisa. Jadi yang pertama adalah bagaimana bisa menghasilkan variasi konten yang beragam, yang basisnya iklan," tuturnya.

Baca juga: Saksikan Ikatan Cinta di RCTI, RCTI+ dan Vision+, Makin seru!

Dia menuturkan, model bisnis dari RCTI+ adalah iklan, di mana iklan tersebut bukan hanya dari video, melainkan bisa dari musik dan audio juga portal online.

Lebih lanjut, Hary menekankan untuk memaksimalkan beragam jenis konten dalam super apps seperti halnya RCTI+.



"Jadi kita harus mampu mengembangkan semaksimal mungkin jenis-jenis konten dari segala jenis namanya superapps. Kalau superapps itu kan semua konten harus ada, tapi yang basisnya iklan itu yang pertama," paparnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1213 seconds (10.177#12.26)