Promo Nyalakan Kemerdekaan Disambut Antusias, 100 Ribu Lebih Pelanggan PLN Nikmati Diskon Tambah Daya

Rabu, 14 September 2022 - 19:34 WIB
loading...
Promo Nyalakan Kemerdekaan...
Promo Nyalakan Kemerdekaan yang digelar PT PLN (Persero) disambut antusias pelanggan. Sebanyak 103.892 pelanggan telah mengikuti program diskon tambah daya listrik hanya Rp170.845.
A A A
JAKARTA - Promo 'Nyalakan Kemerdekaan' yang digelar PT PLN (Persero) disambut antusias pelanggan. Terbukti hingga 11 September 2022, sebanyak 103.892 pelanggan telah mengikuti program diskon tambah daya listrik hanya Rp170.845.

"Kami berharap promo ini dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan dan dapat mendukung masyarakat untuk bangkit di tengah pemulihan ekonomi," tutur Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto.

Dia menyebutkan wilayah dengan pelanggan terbanyak mengikuti program tersebut, yaitu Jawa Barat sebanyak 20.297 pelanggan, Jawa Timur 13.809 pelanggan, Jawa Tengah sebanyak 10.426 pelanggan.

Melalui program promo 'Nyalakan Kemerdekaan', pelanggan PLN hanya perlu membayar Rp170.845 untuk tambah daya. Promo tambah daya berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 450 hingga 4.400 voltampere (VA) di semua golongan tarif yang ingin menaikkan dayanya menjadi 900 hingga 5.500 VA.
Promo Nyalakan Kemerdekaan Disambut Antusias, 100 Ribu Lebih Pelanggan PLN Nikmati Diskon Tambah Daya

"Untuk biaya tambah daya dari daya 450 ke 5.500 VA itu bisa mencapai Rp 5.330.900, melalui Promo ini kini hanya Rp 170.845," ucap Gregorius.

Selain itu, PLN juga memberikan kemudahan untuk penyambungan sementara dengan hanya membayar Rp170.845 dapat menggunakan layanan penyambungan sementara selama tujuh hari dan juga token perdana prabayar sebanyak 90 kwh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Berita Terkini
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Infografis
100 Ribu Narapidana...
100 Ribu Narapidana Sudah Direkrut Rusia untuk Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved