Kondisi Bisnis Kian Menantang, Pakar: Kalau Nggak Kolab, Bakal Kolaps!
Senin, 19 September 2022 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Siwo, kolaborasi kian penting karena dari hari ke hari masyarakat dan dunia bisnis menghadapi situasi mutakhir yang semakin tinggi tingkat ketidakpastiannya (uncertainty).
Dia merujuk fakta bahwa setelah dilanda aneka disrupsi digital dan milenial, serta datangnya pandemi, disusul meletusnya perang Rusia-Ukraina, kini masyarakat dan dunia bisnis menghadapi beragam tantangan baru yang tidak mudah.
Baca juga: Ekonomi Rusia Tidak Akan Pulih dari Perang Ukraina hingga 2030
Mulai dari beban kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ancaman stagflasi (inflasi tinggi yang diikuti stagnannya pertumbuhan ekonomi), gangguan distribusi global (supply-chain bottleneck), hingga kebijakan pemerintah yang terkadang tak menentu.
“Disrupsi semacam itu membuat kita semua, anggota masyarakat dan dunia bisnis menghadapi dampak ekonomi dan psikologis yang tidak ringan. Situasi ketidakpastian yang makin tinggi ini menuntut kita bersikap cerdas dan cermat," tuturnya.
Dia merujuk fakta bahwa setelah dilanda aneka disrupsi digital dan milenial, serta datangnya pandemi, disusul meletusnya perang Rusia-Ukraina, kini masyarakat dan dunia bisnis menghadapi beragam tantangan baru yang tidak mudah.
Baca juga: Ekonomi Rusia Tidak Akan Pulih dari Perang Ukraina hingga 2030
Mulai dari beban kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ancaman stagflasi (inflasi tinggi yang diikuti stagnannya pertumbuhan ekonomi), gangguan distribusi global (supply-chain bottleneck), hingga kebijakan pemerintah yang terkadang tak menentu.
“Disrupsi semacam itu membuat kita semua, anggota masyarakat dan dunia bisnis menghadapi dampak ekonomi dan psikologis yang tidak ringan. Situasi ketidakpastian yang makin tinggi ini menuntut kita bersikap cerdas dan cermat," tuturnya.
Lihat Juga :