RI Jadi Negara Menengah Atas, Pendekatan Harus Beralih ke Taraf Hidup Masyarakat
Jum'at, 03 Juli 2020 - 05:23 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat yang sedang kesulitan harusnya didekati dengan memperbaiki taraf hidup mereka. Bukan lagi dengan jargon pelemahan ekonomi atau mengejar pertumbuhan. Masyarakat tidak akan tersentuh, apalagi bergairah untuk bangkit. Khususnya bagi para pekerja harian, sektor informal, ataupun pengusaha UMKM. Mereka harus disentuh secara baik," ujarnya.
Lebih lanjut dia juga mengatakan pemerintah saat ini harus segera menetapkan target-target untuk mencapai indikator economic well being. Ini berarti di dalamnya harus memperhatikan perbaikan pendidikan, kesehatan, termasuk pendapatan. Dengan demikian masyarakat akan lebih merasakan dan kemudian paham bahwa pemerintah sedang membenahi taraf kehidupan mereka.
"Energi yang dikeluarkan masyarakat sehari-hari jadi langsung bisa dirasakan oleh masyarakat. Ini pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi saat ini. Rakyat akan semakin percaya diri dan bergairah ikut serta membenahi keadaan," ujarnya.
Sementara itu Vice President for Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk Dendi Ramdani menilai justru tidak banyak dampak ekonomi dari peningkatan status dari kelompok negara middle income menjadi upper middle income. Menurut dia ini berbeda pada saat status Indonesia dari low ke middle income memang sangat berpengaruh.
"Karena saat sebagai low income country masih banyak keuntungan seperti dana dana murah dan bantuan untuk low income countries yang menguntungkan," ujar Dendi.
Lebih lanjut dia juga mengatakan pemerintah saat ini harus segera menetapkan target-target untuk mencapai indikator economic well being. Ini berarti di dalamnya harus memperhatikan perbaikan pendidikan, kesehatan, termasuk pendapatan. Dengan demikian masyarakat akan lebih merasakan dan kemudian paham bahwa pemerintah sedang membenahi taraf kehidupan mereka.
"Energi yang dikeluarkan masyarakat sehari-hari jadi langsung bisa dirasakan oleh masyarakat. Ini pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi saat ini. Rakyat akan semakin percaya diri dan bergairah ikut serta membenahi keadaan," ujarnya.
Sementara itu Vice President for Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk Dendi Ramdani menilai justru tidak banyak dampak ekonomi dari peningkatan status dari kelompok negara middle income menjadi upper middle income. Menurut dia ini berbeda pada saat status Indonesia dari low ke middle income memang sangat berpengaruh.
"Karena saat sebagai low income country masih banyak keuntungan seperti dana dana murah dan bantuan untuk low income countries yang menguntungkan," ujar Dendi.
Lihat Juga :