Pemerintah Perlu Beri Keringanan Pajak Bagi Produk Berdampak Positif
Jum'at, 03 Juli 2020 - 09:48 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah perlu mendukung pertumbuhan inovasi suatu produk dengan eksternalitas negatif yang lebih rendah. Salah satu caranya dengan pengenaan pajak yang lebih rendah untuk produk alternatif yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Instrumen pajak bisa digunakan untuk mengoreksi dan mengubah perilaku yang membawa dampak buruk atau memiliki eksternalitas negatif serta mendorong lebih banyak munculnya produk inovasi untuk kebaikan masyarakat. (Baca: Restruturisasi Melanda, OJK Minta Bank Salurkan Kredit Baru)
Menurut Partner of Tax Research & Training Services dari Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji, produk-produk inovasi juga dapat meningkatkan daya saing yang juga dibutuhkan untuk bertahan di masa setelah krisis akibat pandemi Covid-19. Salah satu agenda penting yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah mendesain instrumen fiskal dalam rangka pengendalian eksternalitas negatif.
Pada prinsipnya, ketika membicarakan mengenai upaya mencegah eksternalitas negatif maupun mengendalikan perilaku, Bawono menyarankan pemerintah bisa menggunakan instrumen perpajakan. Hal ini merujuk kepada fungsi regulerend, yaitu fungsi pajak untuk mengatur, mendorong, dan mengendalikan kegiatan ekonomi ke arah yang lebih baik. (Baca juga: Mau Dapat Insentif Pajak? Ini Syaratnya)
“Jika suatu produk alternatif memiliki eksternalitas lebih rendah, produk tersebut sepatutnya juga dikenakan pungutan atau beban perpajakan yang lebih rendah,” katanya.
Instrumen pajak bisa digunakan untuk mengoreksi dan mengubah perilaku yang membawa dampak buruk atau memiliki eksternalitas negatif serta mendorong lebih banyak munculnya produk inovasi untuk kebaikan masyarakat. (Baca: Restruturisasi Melanda, OJK Minta Bank Salurkan Kredit Baru)
Menurut Partner of Tax Research & Training Services dari Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji, produk-produk inovasi juga dapat meningkatkan daya saing yang juga dibutuhkan untuk bertahan di masa setelah krisis akibat pandemi Covid-19. Salah satu agenda penting yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah mendesain instrumen fiskal dalam rangka pengendalian eksternalitas negatif.
Pada prinsipnya, ketika membicarakan mengenai upaya mencegah eksternalitas negatif maupun mengendalikan perilaku, Bawono menyarankan pemerintah bisa menggunakan instrumen perpajakan. Hal ini merujuk kepada fungsi regulerend, yaitu fungsi pajak untuk mengatur, mendorong, dan mengendalikan kegiatan ekonomi ke arah yang lebih baik. (Baca juga: Mau Dapat Insentif Pajak? Ini Syaratnya)
“Jika suatu produk alternatif memiliki eksternalitas lebih rendah, produk tersebut sepatutnya juga dikenakan pungutan atau beban perpajakan yang lebih rendah,” katanya.
Lihat Juga :