Restrukturisasi Melandai, OJK Minta Bank Salurkan Kredit Baru

Senin, 29 Juni 2020 - 14:41 WIB
loading...
Restrukturisasi Melandai,...
OJK meminta perbankan salurkan kredit baru. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisoner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan restrukturisasi kredit sudah mengalami penurunan. Sebagian besar relaksasi kredit perbankan kepada nasabah terdampak pandemi Covid-19 sudah dilakukan pada periode April-Mei 2020 lalu.

"Pada bulan Juni sudah melandai. Tandanya pick sudah dilakukan dan jikapun ada tambahan tidak begitu banyak," ujar dia saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Jakarta, Senin (29/6/2020).

(BACA JUGA: OJK Catat Restrukturisasi Pinjaman Leasing Capai Rp121,92 Triliun)

Pihaknya akan terus memonitor kredit perbankan yang menjadi segmen restrukturisasi sampai akhir tahun ini. Sejauh ini permodalan bank tidak bermasalah dan likuiditas umum juga terjaga dengan baik.

Tidak hanya itu, terhitung sejak Mei 2020 lalu rasio kredit bermasalah atau non performing loan juga sudah mulai membaik sehingga menunjukkan jika sejumlah sektor sudah mulai merangkak bangkit dari krisis ekonomi akibat paandemi Covid-19.

Sebab itu pihaknya meminta agar seluruh perbankan mulai menyalurkan kredit kepada debitur baik yang melakukan restrukturisasi maupun yang tidak. Langkah tersebut diyaikini bakal mendorong pemulihan ekonomi domestik.

Berdasarskan laporan OJK, per 15 Juni 2020 total nilai restrukturisasi kredit perbankan mencapai Rp655,8 triliun dari 6,27 juta nasabah. Sebagian besar nasabah yang melakukan restrukturisasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Dari jumlah tersebut outstanding kredit UMKM mencapai Rp298,8 triliun dari 5,17 juta debitur sedangkan non UMKM telah mencapai Rp356,98 triliun untuk 1,1 juta debitur.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved