Wamen BUMN Ungkap Inisiator Program Kompor Listrik
Kamis, 22 September 2022 - 15:31 WIB
loading...
Kompor listrik diinisiasi oleh sejumlah kementerian terkait. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN mengungkap, program konversi kompor elpiji 3 kg ke kompor listrik atau induksi bukan saja lahir atas inisiatif PT PLN . Program tersebut diinisiasi oleh sejumlah kementerian teknis.
Baca juga: Penggunaan Kompor Listrik Dinilai hanya Pindahkan Beban dari Hilir ke Hulu
Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, ada keterlibatan sejumlah kementerian dalam program kompor listrik. Karena itu, program yang digadang-gadang mampu menekan impor elpiji ini harus didukung penuh.
"(Program kompor listrik) itu bukan sesuatu hal yang dilakukan sendiri oleh PLN, tetapi merupakan insiatif di berbagai kementerian," ujar Pahala usai peluncuran produk unggulan dari Indonesia Plantation and Forestry Research Institute (IPFRI) di Agro Plaza, Kamis (22/9/2022).
Pahala menegaskan, sinergitas ini juga telah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas antar-kementerian dan lembaga. Dengan sinergitas tersebut, Pahala meyakini konversi ke kompor listrik akan berjalan dengan baik.
"Kami berharap melalui optimalisasi penggunaan kompor listrik yang akan dimulai melalui sebuah pilot tahun ini dengan target sekitar 300 ribu rumah tangga, semoga bisa sukses," kata dia.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah akan menambah anggaran hingga Rp5 triliun. Dana tersebut bakal dialokasikan untuk pembagian kompor listrik atau induksi secara gratis.
Baca juga: Penggunaan Kompor Listrik Dinilai hanya Pindahkan Beban dari Hilir ke Hulu
Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, ada keterlibatan sejumlah kementerian dalam program kompor listrik. Karena itu, program yang digadang-gadang mampu menekan impor elpiji ini harus didukung penuh.
"(Program kompor listrik) itu bukan sesuatu hal yang dilakukan sendiri oleh PLN, tetapi merupakan insiatif di berbagai kementerian," ujar Pahala usai peluncuran produk unggulan dari Indonesia Plantation and Forestry Research Institute (IPFRI) di Agro Plaza, Kamis (22/9/2022).
Pahala menegaskan, sinergitas ini juga telah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas antar-kementerian dan lembaga. Dengan sinergitas tersebut, Pahala meyakini konversi ke kompor listrik akan berjalan dengan baik.
"Kami berharap melalui optimalisasi penggunaan kompor listrik yang akan dimulai melalui sebuah pilot tahun ini dengan target sekitar 300 ribu rumah tangga, semoga bisa sukses," kata dia.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah akan menambah anggaran hingga Rp5 triliun. Dana tersebut bakal dialokasikan untuk pembagian kompor listrik atau induksi secara gratis.
Lihat Juga :